Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:19 WIB
loading...
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko sebut kelompok lobi Yahudi telah menipu Presiden Rusia Vladimir Putin dalam perang melawan Ukraina. Foto/Kremlin.ru
A A A
MINSK - Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengatakan kelompok lobi Yahudi telah menipu Presiden Rusia Vladimir Putin, yakni membujuknya agar menarik pasukan Moskow dari dekat Kyiv pada tahun 2022. Menurutnya, kelompok lobi itu mengeklaim mewakili keinginan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk mencari perdamaian.

Berbicara dalam sebuah wawancara dengan Al Arabiya, Lukashenko mengatakan perang tersebut bisa berakhir dengan cepat pada tahap awalnya, ketika pasukan Moskow berada di dekat Ibu Kota Ukraina, Kyiv.

Baca Juga: Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh

“Pada saat itu, bukan hanya saya, tetapi semua orang di dunia memahami bahwa perang akan segera berakhir dengan kemenangan Rusia. Ini terutama karena Rusia berada di Kyiv,” kata pemimpin Belarusia tersebut, seperti dikutip dari BelTA, Selasa (16/6/2026).

Namun, Lukashenko mengeklaim bahwa politisi dan kekuatan tertentu kemudian meminta Putin untuk berhenti, menarik pasukan dari Kyiv, dan menyimpulkan perjanjian perdamaian. “Sebelum penarikan itu, semua orang mengerti bahwa hari-hari Ukraina sudah dihitung," katanya.

Presiden Belarusia berpendapat bahwa Moskow telah bertindak berdasarkan apa yang tampak sebagai peluang nyata untuk mencapai penyelesaian perang. “Nilailah sendiri siapa yang benar dan siapa yang salah dalam masalah ini," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
Pakar Asal AS Ini Yakin...
Pakar Asal AS Ini Yakin Rusia Dijamin Memenangkan Perang Ukraina, Ini 4 Alasannya
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Iran Klaim Serang Aset...
Iran Klaim Serang Aset Militer AS di Bahrain, Yordania, dan Kuwait
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Video Viral di Lubuk...
Video Viral di Lubuk Pakam Jadi Pengingat, Begini Prosedur Aktivasi Rekening PIP
Hasil Panen Raya, Bulog...
Hasil Panen Raya, Bulog Pede Capai Target Pengadaan 4 Juta Ton Beras
Festival Kali Pasir...
Festival Kali Pasir 2026 Sukses Sedot Animo Ribuan Pengunjung
Berita Terkini
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
Infografis
8 Dubes Baru Dilantik...
8 Dubes Baru Dilantik Presiden Prabowo Subianto
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved