Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Kamis, 18 Juni 2026 - 06:58 WIB
loading...
Presiden AS Donald Trump membela hak Iran untuk memiliki persenjataan rudal balistik dengan alasan negara-negara lain juga memilikinya. Foto/Fars News Agency
A
A
A
PARIS - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membela hak Iran untuk memiliki persenjataan rudal balitik yang besar. Ini merupakan sikap langka karena Amerika selama ini bermaksud menghancurkan persenjataan rudal Teheran selama perang bersama Israel.
Pembelaan Trump itu disampaikan dalam konferensi pers Kelompok Tujuh (G7) di Prancis pada hari ketika membahas kesepakatan yang sedang dirancang dengan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz.
Baca Juga: Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Trump mengatakan AS akan bekerja sama dengan sekutu Teluk dalam menangani masalah yang tidak terkait dengan program nuklir Iran, termasuk program rudal konvensional, tetapi mencatat bahwa Teheran masih akan memiliki beberapa rudal balistik.
"Saya mengatakan bahwa jika negara lain memilikinya, agak tidak adil jika mereka tidak memiliki sebagian," kata Trump, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (18/6/2026).
"Jika Arab Saudi dan Qatar, dan mereka semua memiliki sebagian, saya akan mengatakan dalam proporsi relatif, saya pikir itu tidak apa-apa," ujarnya.
Pembelaan Trump itu disampaikan dalam konferensi pers Kelompok Tujuh (G7) di Prancis pada hari ketika membahas kesepakatan yang sedang dirancang dengan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz.
Baca Juga: Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Trump mengatakan AS akan bekerja sama dengan sekutu Teluk dalam menangani masalah yang tidak terkait dengan program nuklir Iran, termasuk program rudal konvensional, tetapi mencatat bahwa Teheran masih akan memiliki beberapa rudal balistik.
"Saya mengatakan bahwa jika negara lain memilikinya, agak tidak adil jika mereka tidak memiliki sebagian," kata Trump, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (18/6/2026).
"Jika Arab Saudi dan Qatar, dan mereka semua memiliki sebagian, saya akan mengatakan dalam proporsi relatif, saya pikir itu tidak apa-apa," ujarnya.
Lihat Juga :