AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:27 WIB
loading...
AS Berencana Bangun...
Tentara AS dan Australia memindahkan amunisi. Foto/Nellis AFB Public Affairs
A A A
CANBERRA - Amerika Serikat (AS) akan membangun persediaan senjata siap tempur permanen untuk Korps Marinirnya di Australia. Kabar itu dilaporkan AFP setelah meninjau dokumen tender dan menerima konfirmasi dari para pejabat.

China telah berulang kali mengecam kerja sama militer antara AS dan Australia. Beijing menuduh kedua negara tersebut merusak keamanan di kawasan Asia-Pasifik dan memiliki "mentalitas Perang Dingin."

Dokumen tender yang diterbitkan Angkatan Laut AS pada awal Juni menunjukkan mereka telah mengalokasikan USD30 juta untuk membangun gudang dan kantor di pangkalan militer Australia di Bandiana di negara bagian Victoria bagian barat daya, demikian dilaporkan AFP pada hari Selasa.

Persediaan Amerika, yang diperkirakan akan mencapai kapasitas penuh pada tahun 2028, awalnya akan disimpan di Melbourne sebelum dipindahkan ke Victoria, menurut dokumen tersebut.

Angkatan Laut AS berencana mempekerjakan sekitar 110 insinyur, mekanik, dan ahli keselamatan melalui kontraktor pertahanan global untuk mengelola depot senjata tersebut, kata kantor berita itu.

Tugas tersebut tidak dapat dilakukan personel militer AS karena larangan Australia terhadap pendirian pangkalan militer asing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Usai Serangan Udara...
Usai Serangan Udara AS, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Tinggalkan Irak Kembali ke Teheran
Trump Hentikan Seluruh...
Trump Hentikan Seluruh Kerja Sama Perdagangan dengan Spanyol, Kenapa?
Rekomendasi
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
Diduga Jadi Target Berikutnya,...
Diduga Jadi Target Berikutnya, Mas Den Akui Hidup dalam Ketakutan setelah Kehilangan Keluarga!
Franka Franklin Bicara...
Franka Franklin Bicara tentang Integritas Nadiem
Berita Terkini
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved