G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:25 WIB
loading...
G7 Kini Fokus Memusuhi...
Donald Trump menegaskan perang melawan Rusia mudah diselesaikan. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Para pemimpin G7 telah berjanji pada KTT di Prancis untuk memperkuat pertahanan udara Ukraina dan meningkatkan tekanan pada ekonomi perang Moskow, termasuk dengan memperketat sanksi terhadap minyak dan gas Rusia sektor.

“Kami, para Pemimpin G7, bersatu dalam dukungan teguh kami untuk Ukraina dalam membela kebebasan, kedaulatan, dan integritas wilayahnya,” demikian pernyataan yang dirilis pada hari Rabu.

“Untuk mendukung dan mempercepat momentum baru ini, kami setuju untuk meningkatkan pengiriman kapasitas pertahanan udara, sistem tambahan dan pencegat, serta kemampuan jarak jauh.”

Mereka menambahkan bahwa blok tersebut, yang meliputi Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris Raya, Amerika Serikat, dan Uni Eropa, “siap mempertimbangkan untuk memperluas manfaat lisensi kepada Ukraina untuk memungkinkan peningkatan produksi militer Ukraina”.

Presiden Volodymyr Zelenskyy, yang bergabung dalam KTT pada hari Selasa dan juga mengadakan pembicaraan bilateral dengan Presiden AS Donald Trump dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio, telah mendesak sekutu selama lebih dari setahun untuk mengizinkan Ukraina memproduksi sendiri rudal pencegatnya karena kekurangan sistem anti-balistik dan rudal pencegat AS.



G7 mengatakan bahwa setelah kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz, sanksi dapat diperkuat terhadap minyak dan gas Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Israel Berusaha Pengaruhi...
Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada
Rekomendasi
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved