AS Kirim Rudal Patriot dalam Jumlah Besar ke Arab Saudi, Bujuk Soal Minyak?

Rabu, 23 Maret 2022 - 08:05 WIB
loading...
AS Kirim Rudal Patriot...
Tentara mengoperaikan rudal Patriot buatan Amerika Serikat. Foto/©Tech Sgt Michelle Larche
A A A
WASHINGTON - Sejak awal pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, hubungan antara Arab Saudi dan AS semakin tegang.

Hubungan makin buruk setelah pengumuman pemerintah AS tidak akan lagi mendukung operasi militer pimpinan Saudi di Yaman melawan gerakan Houthi.

Namun dalam perkembangan terbaru, Amerika Serikat telah mengirim rudal Patriot dalam jumlah "signifikan". Rudal itu dirancang untuk menembak jatuh rudal yang masuk ke Arab Saudi selama beberapa pekan terakhir.

Baca juga: Gawat, AS Bahas Kemungkinan Penggunaan Senjata Nuklir dalam Krisis Ukraina

“Langkah AS ini merupakan upaya memasok amunisi pertahanan Riyadh di tengah konfrontasi yang sedang berlangsung dengan faksi oposisi bersenjata Houthi di Yaman,” ungkap laporan Wall Street Journal (WSJ), dilansir Sputnik pada Rabu (23/3/2022).

Baca juga: Ukraina Marah, Tuduh Hongaria Ingin Rebut Tanahnya dan Dukung Rusia

Menurut WSJ, Patriot Interceptors tidak dikirim langsung ke Arab Saudi dari Amerika Serikat.

Baca juga: Rusia Beri Jawaban Tegas pada Gagasan Referendum Zelensky

Sebaliknya, rudal pertahanan udara itu dipindahkan dari tempat penyimpanan terdekat di negara-negara Teluk lainnya yang akan menerima persetujuan, seperti yang disyaratkan Undang-undang (UU) Amerika Serikat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1 Lagi Tentara AS Tewas...
1 Lagi Tentara AS Tewas Diserang Drone Iran
5 Alasan Kematian 16...
5 Alasan Kematian 16 Tentara AS Picu Perang Iran Masuk ke Babak Baru yang Berbahaya
4 Alasan Rakyat AS Marah...
4 Alasan Rakyat AS Marah Besar atas Kematian 2 Tentara dan Kegagalan Melawan Iran
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
Mengapa Yordania Jadi...
Mengapa Yordania Jadi Bulan-bulanan Serangan Iran, Termasuk Tewaskan 2 Tentara AS?
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
Presiden Terpilih Kolombia...
Presiden Terpilih Kolombia Bakal Buka Kedubes di Yerusalem, Pulihkan Aliansi Bersejarah!
Kerap Cekcok, PM Spanyol...
Kerap Cekcok, PM Spanyol Sanchez dan Trump Bakal Hadiri Final Piala Dunia
Rekomendasi
Kabar Duka, Ketua DPRD...
Kabar Duka, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia
Bolehkah Pernikahan...
Bolehkah Pernikahan Siri Digugat Cerai? Ini Penjelasan Hukum Islam dan Aturan di Indonesia
Top Skor Piala Dunia...
Top Skor Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bawa Pulang Sepatu Emas
Berita Terkini
1 Lagi Tentara AS Tewas...
1 Lagi Tentara AS Tewas Diserang Drone Iran
Piala Dunia 2026: Netanyahu...
Piala Dunia 2026: Netanyahu Dukung Argentina karena Pro-Israel, tapi Justru Dikalahkan Spanyol
5 Alasan Kematian 16...
5 Alasan Kematian 16 Tentara AS Picu Perang Iran Masuk ke Babak Baru yang Berbahaya
Baykar dan Leonardo...
Baykar dan Leonardo Kembangkan Drone MUM-T yang Jadi Andalan Perang Masa Depan
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Berapa Banyak Jumlah...
Berapa Banyak Jumlah Tentara AS yang Tewas selama Perang Iran?
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved