Ukraina Gunakan McDonald's untuk Rekrut Tentara Baru

Jum'at, 21 Maret 2025 - 19:15 WIB
loading...
Ukraina Gunakan McDonalds...
Seseorang memegang burger keju. Foto/Global Look Press/Jens Kalaene
A A A
KIEV - Militer Ukraina beralih ke makanan cepat saji dalam upaya memikat lebih banyak rekrutan muda ke dalam jajaran tentara.

Satu video baru yang dipublikasikan Kementerian Pertahanan Ukraina di TikTok memberi tahu target audiensnya berapa banyak burger keju yang dapat mereka beli dengan bergabung dengan pasukan negara itu untuk melawan Rusia.

Klip pendek tersebut memperlihatkan seorang pria berpakaian sipil keluar dari McDonald's.

Pria itu bertanya, "Berapa banyak burger keju yang dapat dibeli seharga 1 juta hryvna (USD24.000)?" dan selanjutnya mengungkapkan 15.625 burger dapat dibeli dengan jumlah tersebut di Ukraina.

“Seseorang yang berusia antara 18 dan 24 tahun dapat memperoleh jumlah yang diperlukan dengan menandatangani kontrak dengan Kementerian Pertahanan,” ungkap pria itu.

Video tersebut merupakan bagian dari upaya Kiev merekrut lebih banyak tentara dalam menghadapi banyaknya korban dalam konfliknya dengan Rusia dan kampanye mobilisasi yang dirusak oleh penghindaran wajib militer dan desersi yang meluas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
Shakira Guncang Pembukaan...
Shakira Guncang Pembukaan Piala Dunia 2026, Azteca Bergemuruh
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Berita Terkini
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved