Arab Saudi Ingin Jadi Eksportir Produk dan Teknologi Militer

Senin, 07 Februari 2022 - 22:47 WIB
loading...
Arab Saudi Ingin Jadi...
Arab Saudi Ingin Jadi Eksportir Produk dan Teknologi Militer. FOTO/Alch
A A A
RIYADH - Arab Saudi berniat untuk menjadi pengekspor produk dan teknologi militer ke negara lain. Hal itu diungkapkan Menteri Investasi Saudi, Khalid Al-Falih, Minggu (6/2/2022).

Berbicara dalam diskusi panel di sela-sela peluncuran strategi sumber daya manusia dari Otoritas Umum untuk Industri Militer (GAMI) di sektor industri militer lokal, Al-Falih mengatakan bahwa daya saing sumber daya manusia di Kerajaan adalah elemen kunci.

Baca: Kian Membuka Diri, Arab Saudi Gelar Festival Yoga Pertama

“Tingkat lokalisasi di sektor industri militer menjanjikan dan meningkat,” kata Al-Falih, seperti dikutip dari Saudi Gazette. “Meningkat dari 2 persen sejak diluncurkannya GAMI menjadi lebih dari 10 persen sekarang,” tambahnya.

Kerajaan menargetkan tingkat lokalisasi 50 persen dalam delapan tahun ke depan, yang merupakan tantangan besar dan peluang besar pada saat yang sama, Al-Falih menyimpulkan.

Untuk mendukung target itu, Arab Saudi juga meluncurkan Akademi Militer Nasional guna memenuhi 800 keterampilan yang dibutuhkan. Langkah ini diambil juga untuk mengatasi kesenjangan keterampilan di industri ini, kata seorang pejabat tinggi dalam sebuah konferensi di Riyadh.

Baca: Kali Pertama dalam Sejarah, Arab Saudi Tampil di Olimpiade Musim Dingin

“Akademi tersebut merupakan bagian dari strategi baru untuk menciptakan lebih banyak pekerjaan bagi warga Saudi, dan memperkuat industri militer dan pertahanan nasional,” jelas Gubernur GAMI, Ahmad Al-Ohali, seperti dikutip dari Arab News.

“GAMI ingin memberdayakan tenaga kerja Saudi melalui pengembangan program pelatihan, dan mendirikan akademi nasional yang berfokus pada lebih dari 800 keterampilan yang dibutuhkan di sektor ini, dari mana 172 lapangan pekerjaan muncul,” lanjut Al-Ohali.

Langkah ini bertujuan untuk mencapai target visi untuk melokalisasi 50 persen pengeluaran pemerintah untuk peralatan dan layanan militer pada tahun 2030.

Baca: Jadi Mata-mata Arab Saudi, 3 Separatis Iran Dipenjara di Denmark

Sementara itu, Arab Saudi hingga kini masih terus melakukan impor peralatan militer canggih dari sekutu mereka, terutama Amerika Serikat (AS). Pentago dilaporkan telah menyetujui penjualan senilai USD23,7 juta untuk peningkatan pertahanan udara ke Arab Saudi.

“Penjualan yang diusulkan akan memberi Angkatan Bersenjata Saudi peralatan, pelatihan, dan dukungan lanjutan yang diperlukan untuk melindungi Arab Saudi dan kawasan dari efek terorisme yang tidak stabil, melawan pengaruh Iran, dan ancaman lainnya,” kata pernyataan Pentagon.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Berita Terkini
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved