Ribuan Biksu Buddha Tuntut Permintaan Maaf Presiden Korsel

Minggu, 23 Januari 2022 - 18:15 WIB
loading...
Ribuan Biksu Buddha...
Ribuan biksu Buddha tuntut permintaan maaf Presiden Korsel. FOTO/Swarajyamag
A A A
SEOUL - Ribuan biksu Buddha mengadakan rapat umum di Seoul, Korea Selatan (Korsel) pada Jumat (21/1/2022). Mereka menuntut Presiden Moon Jae-in meminta maaf atas apa yang mereka sebut sebagai sikap bias anti-Buddha pemerintah.

Tuntutan itu muncul setelah seorang anggota parlemen dari partai yang berkuasa menuduh kuil-kuil memungut biaya masuk dari pengunjung ke taman nasional.

Baca: Bukan Nuklir Korut, Tapi Ini yang Jadi Isu Utama Pilpres Korsel

Anggota parlemen, Rep. Jung Chung-rai dari Partai Demokrat, mendapat kecaman dari sekte Buddha terbesar Korea Selatan (Korsel), Ordo Jogye, karena ia membandingkan kuil yang mengumpulkan "biaya melihat aset budaya" dengan penipu legendaris yang dikenal menjual air sungai untuk uang.

Kuil yang terletak di taman nasional telah mengumpulkan 3,000-4,000 won per orang sebagai biaya dari semua pengunjung taman, terlepas dari apakah mereka mengunjungi kuil atau tidak. Kuil berpendapat bahwa mereka berhak atas biaya tersebut, karena uang tersebut digunakan untuk merawat aset kuil dan area pribadi milik kuil di dalam taman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Ini 4 Keunggulan Senjata...
Ini 4 Keunggulan Senjata Laser Cheongwang Buatan Korea Selatan
Pabrik Senjata dan Dirgantara...
Pabrik Senjata dan Dirgantara Meledak di Korsel Tewaskan 5 Orang, Apakah Ada Sabotase?
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Menlu Iran kepada AS:...
Menlu Iran kepada AS: Pergi dari Wilayah Kami jika Anda Ingin Selamat!
Rekomendasi
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
Delcy Rodriguez, Presiden...
Delcy Rodriguez, Presiden Sementara Venezuela yang Dijuluki Harimau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved