3 Negara Asia Musuh Rusia, Salah Satunya Tetangga Indonesia
Rabu, 26 Maret 2025 - 01:10 WIB
loading...
Rusia memiliki banyak negara di Asia yang menjadi musuh bebuyutan. Foto/X/@Archives_Japan
A
A
A
MOSKOW - Rusia memiliki banyak negara musuh yang tersebar di seluruh dunia. Umumnya, musuh tersebut karena aliansi militer yang dibangun negara tersebut.
Rusia bukan hanya memiliki musuh di negara-negara Eropa semata, tetapi juga di Asia. Umumnya, negara yang menjadi musuh Moskow adalah mereka yang beraliansi dengan Amerika Serikat.
Pada Konferensi Yalta 1945, bekas Uni Soviet setuju untuk memulai operasi militer di garis depan timur dengan imbalan menerima beberapa wilayah Jepang, termasuk Kepulauan Kuril.
Namun, setelah perang, dengan dimulainya Perang Dingin, yang didukung oleh negara-negara Barat, Jepang menolak kedaulatan Uni Soviet atas pulau-pulau tersebut.
Karena sengketa tersebut, Rusia dan Jepang tidak pernah menandatangani perjanjian damai dan secara teknis masih berperang.
Tokyo secara teratur memprotes kunjungan pejabat Rusia ke pulau-pulau tersebut.
Rusia bukan hanya memiliki musuh di negara-negara Eropa semata, tetapi juga di Asia. Umumnya, negara yang menjadi musuh Moskow adalah mereka yang beraliansi dengan Amerika Serikat.
3 Negara Asia Musuh Rusia, Salah Satunya Tetangga Indonesia
1. Jepang
Rusia dan Jepang belum menandatangani perjanjian damai sejak Perang Dunia II dan memiliki sengketa teritorial atas apa yang disebut Moskow sebagai Kepulauan Kuril Selatan — sekumpulan empat pulau kecil — Etorofu, Kunashiri, Shikotan, dan kelompok pulau kecil Habomai yang dikuasai Rusia yang diidentifikasi Jepang sebagai Wilayah Utara.Pada Konferensi Yalta 1945, bekas Uni Soviet setuju untuk memulai operasi militer di garis depan timur dengan imbalan menerima beberapa wilayah Jepang, termasuk Kepulauan Kuril.
Namun, setelah perang, dengan dimulainya Perang Dingin, yang didukung oleh negara-negara Barat, Jepang menolak kedaulatan Uni Soviet atas pulau-pulau tersebut.
Karena sengketa tersebut, Rusia dan Jepang tidak pernah menandatangani perjanjian damai dan secara teknis masih berperang.
Tokyo secara teratur memprotes kunjungan pejabat Rusia ke pulau-pulau tersebut.
Lihat Juga :