Brutal, Tentara Myanmar Bakar Hidup-hidup 11 Warga Sipil

Kamis, 09 Desember 2021 - 15:20 WIB
loading...
A A A
Saksi lain yang dikutip di media Myanmar mengatakan para korban adalah anggota pasukan pertahanan, meskipun saksi yang berbicara kepada AP menggambarkan mereka sebagai anggota kelompok perlindungan desa yang kurang terorganisir secara formal.

Dalam beberapa bulan terakhir, pertempuran telah berkecamuk di Sagaing dan daerah barat laut lainnya, di mana tentara telah melepaskan kekuatan yang lebih besar melawan perlawanan daripada di pusat-pusat kota.

Baca juga: Militer Myanmar Dituduh Kerahkan Helikopter untuk Serang Warga Sipil

Juru bicara PBB Stephane Dujarric menyatakan keprihatinan mendalam atas laporan pembunuhan mengerikan 11 orang itu dan mengutuk keras kekerasan semacam itu.

"Laporan yang dapat dipercaya menunjukkan bahwa lima anak termasuk di antara orang-orang yang terbunuh," ujarnya.

Dujarric mengingatkan otoritas militer Myanmar akan kewajiban mereka di bawah hukum internasional untuk memastikan keselamatan dan perlindungan warga sipil serta meminta mereka yang bertanggung jawab atas tindakan keji ini untuk dimintai pertanggungjawaban.

Dia mengulangi kecaman PBB atas kekerasan oleh pasukan keamanan Myanmar dan menekankan bahwa ini menuntut tanggapan internasional yang terpadu. Pada hari Rabu, dia mengatakan pasukan keamanan telah membunuh lebih dari 1.300 orang yang tidak bersenjata, termasuk lebih dari 75 anak-anak, melalui penggunaan kekuatan mematikan atau saat mereka dalam tahanan sejak pengambilalihan militer pada 1 Februari.

Tuduhan itu mengikuti hukuman atas Aung San Suu Kyi atas tuduhan penghasutan dan melanggar pembatasan virus Corona dan hukuman empat tahun penjara, yang dengan cepat dipotong setengahnya pada Senin lalu. Tindakan pengadilan dikritik secara luas sebagai upaya lebih lanjut oleh penguasa militer untuk memutar kembali perolehan demokrasi dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Pengadilan Myanmar Hukum Aung San Suu Kyi 4 Tahun Penjara
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Ngawur, Menteri Zionis...
Ngawur, Menteri Zionis Ini Klaim Gaza Milik Israel Sesuai Hukum Internasional
Rekomendasi
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Infografis
Warga Israel Tidak Percaya...
Warga Israel Tidak Percaya Hizbullah Dikalahkan Tentara Zionis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved