Brutal, Tentara Myanmar Bakar Hidup-hidup 11 Warga Sipil

Kamis, 09 Desember 2021 - 15:20 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Aparat Myanmar Tabrakkan Mobil ke Kerumunan Demonstran, 5 Tewas

Pembunuhan di Done Taw dikecam oleh pemerintahan bawah tanah Myanmar Pemerintah Persatuan Nasional, yang telah memantapkan dirinya sebagai pemerintahan alternatif negara itu menggantikan pemerintah yang dipasang oleh militer.

Juru bicara organisasi tersebut, Dr. Sasa, mengatakan sebuah konvoi militer telah terkena bom pinggir jalan dan pasukan pertama membalas dengan menembaki Done Taw, kemudian menyerang desa, menangkap siapa pun yang dapat mereka tangkap.

Dia mengatakan para korban berkisar antara usia 14 hingga 40 tahun.

“Adegan-adegan memuakkan yang mengingatkan pada kelompok teroris Negara Islam menjadi saksi eskalasi militer atas tindakan teror mereka,” katanya dalam sebuah pernyataan.

“Kebrutalan, kebiadaban, dan kekejaman dari tindakan-tindakan ini menunjukkan kedalaman kebejatan baru, dan membuktikan bahwa terlepas dari kepura-puraan relatif yang terlihat selama beberapa bulan terakhir, junta tidak pernah berniat untuk mengurangi kampanye kekerasan mereka,” kata Sasa.

Baca juga: HRW Tuding Pasukan Myanmar Jebak dan Bunuh Pengunjuk Rasa Anti-militer

Saksi yang berbicara kepada AP mengatakan sekitar 50 tentara berbaris ke desa Done Taw sekitar pukul 11 pagi hari Selasa, menangkap siapa saja yang tidak berhasil melarikan diri.

“Mereka menangkap 11 warga desa yang tidak bersalah,” kata saksi yang menyebut dirinya sebagai petani serta aktivis dan meminta untuk tidak disebutkan namanya demi keselamatannya sendiri.

Dia menambahkan bahwa orang-orang yang ditangkap bukanlah anggota Pasukan Pertahanan Rakyat yang terorganisir secara lokal, yang terkadang terlibat pertempuran dengan tentara. Dia mengatakan para tawanan diikat tangan di belakang mereka dan dibakar.

Dia tidak memberikan alasan atas serangan tentara tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
Negara Kecil Ini Ingin...
Negara Kecil Ini Ingin Myanmar Dihukum atas Genosida Etnis Muslim Rohingya
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Duh, AS-Iran Saling...
Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Berita Terkini
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Infografis
4 Tentara Wanita Israel...
4 Tentara Wanita Israel yang Dibebaskan Tersenyum dan Lambaikan Tangan ke Warga Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved