AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Rabu, 22 Juli 2026 - 22:22 WIB
loading...
AS terlibat langsung dalam serangan drone Ukraina. Foto/X
A
A
A
MOSKOW - AS secara langsung berpartisipasi dalam serangan Ukraina terhadap target di dalam Rusia dengan memasok senjata, intelijen, dan dukungan komunikasi ke Kiev. Itu diungkapkan kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov.
Berbicara pada konferensi pers pada hari Rabu, Lavrov menolak klaim Barat bahwa Rusia dan China diduga memasok Iran dengan senjata yang digunakan untuk menyerang fasilitas militer Amerika.
Ia menuduh Washington munafik, menunjuk pada perannya sendiri dalam konflik Ukraina.
“Amerika Serikat, melalui pasokan senjata yang dibiayai oleh Uni Eropa, penyediaan intelijen, sistem Starlink, dan banyak lagi, tidak hanya membantu, tetapi juga secara langsung berpartisipasi dalam mengarahkan senjata Ukraina ke sasaran, termasuk sasaran sipil, di wilayah Rusia,” kata Lavrov, dilansir RT.
Meskipun demikian, ia mengatakan Moskow tetap berkomitmen pada kesepahaman yang dicapai oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Donald Trump selama pertemuan mereka di Anchorage tahun lalu.
Lavrov mengingatkan bahwa Putin telah menerima proposal kompromi yang diajukan oleh Washington, sementara Trump secara terbuka mendukung negosiasi perjanjian perdamaian jangka panjang daripada gencatan senjata sementara.
Berbicara pada konferensi pers pada hari Rabu, Lavrov menolak klaim Barat bahwa Rusia dan China diduga memasok Iran dengan senjata yang digunakan untuk menyerang fasilitas militer Amerika.
Ia menuduh Washington munafik, menunjuk pada perannya sendiri dalam konflik Ukraina.
“Amerika Serikat, melalui pasokan senjata yang dibiayai oleh Uni Eropa, penyediaan intelijen, sistem Starlink, dan banyak lagi, tidak hanya membantu, tetapi juga secara langsung berpartisipasi dalam mengarahkan senjata Ukraina ke sasaran, termasuk sasaran sipil, di wilayah Rusia,” kata Lavrov, dilansir RT.
Meskipun demikian, ia mengatakan Moskow tetap berkomitmen pada kesepahaman yang dicapai oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Donald Trump selama pertemuan mereka di Anchorage tahun lalu.
Lavrov mengingatkan bahwa Putin telah menerima proposal kompromi yang diajukan oleh Washington, sementara Trump secara terbuka mendukung negosiasi perjanjian perdamaian jangka panjang daripada gencatan senjata sementara.
Lihat Juga :