Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:15 WIB
loading...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Kokushobi merupakan cuaca ekstrem yang terjadi pertama kali di Jepang. Foto/X/@NewsTongueX
A A A
TOKYO - Jepang mengalami "kokushobi" untuk pertama kalinya, atau "hari yang sangat panas", karena suhu di beberapa bagian negara naik melewati 40 derajat Celsius (104F).

Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang

1. Suhu Panas yang Berbahaya

Dilansir BBC, kokushobi, istilah ini diperkenalkan pada bulan April oleh badan cuaca negara untuk menggambarkan hari-hari ketika suhu mencapai 40C, dengan tujuan untuk lebih efektif memperingatkan masyarakat tentang panas yang berbahaya.

Pada hari Selasa, suhu di tiga kota di Jepang tengah - Tajimi, Gujo, dan Toyoda - mencapai ambang batas tersebut. Panas diperkirakan akan berlanjut hingga minggu depan, kata Badan Meteorologi Jepang (JMA).

Hal ini terjadi karena peristiwa cuaca ekstrem seperti gelombang panas menjadi lebih intens di seluruh dunia. Tahun lalu, Jepang mencatat suhu tertinggi sepanjang sejarah yaitu 41,8°C di kota Isesaki.

Jepang saat ini sudah memiliki istilah untuk hari-hari dengan suhu di atas 25°C, 30°C, dan 35°C.



Hari-hari dengan suhu melebihi 35°C dikenal sebagai moshobi - atau "hari yang sangat panas".

Namun, istilah yang lebih ekstrem menggunakan istilah koku - yang berarti keras atau kejam - untuk menggambarkan panas tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Peringatan BMKG: Gelombang...
Peringatan BMKG: Gelombang Tinggi Hantam Sejumlah Perairan Indonesia 20-23 Juli 2026, Ini Daftar Wilayahnya
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
AS Akui Rudal Iran Makin...
AS Akui Rudal Iran Makin Canggih, Gagal Dicegat Sistem Pertahanan
Rekomendasi
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Datangi Bareskrim, Dude...
Datangi Bareskrim, Dude Harlino Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor PT DSI
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
Berita Terkini
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved