Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:30 WIB
loading...
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran lebih suka bombardir negara-negara Arab dibandingkan kapal induk AS. Foto/X
A A A
TEHERAN - Saat Amerika Serikat meningkatkan serangannya terhadap Iran , Teheran membalas, menargetkan infrastruktur militer dan sipil di seluruh negara-negara Teluk dan Yordania sambil menghindari serangan terhadap aset angkatan laut AS yang ditempatkan di dekat pantainya dan terhadap Israel – sebuah strategi yang menurut para analis dimaksudkan untuk menekan Presiden AS Donald Trump tanpa memperluas cakupan perang.

Sementara Washington telah menyerang stasiun kereta api, fasilitas pembangkit listrik, jaringan telekomunikasi, dan infrastruktur air minum di Iran, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah merespons dengan menyerang bandara sipil serta stasiun air dan pembangkit listrik di Kuwait dan Bahrain.

Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya

1. Takut Memicu Respons Berlebihan dari AS

Analis militer mengatakan ada logika di balik strategi ini.

Menargetkan aset angkatan laut AS akan memicu respons AS yang menghancurkan, kata pensiunan Brigadir Jenderal Lebanon dan analis militer Elias Hanna kepada Al Jazeera. “Masalah lainnya adalah penargetan aset angkatan laut sulit secara militer karena terlindungi dan memiliki sistem pertahanan udara yang canggih.”

Namun mengapa Teheran menargetkan negara-negara tetangga?

Atifeh Taghiani, seorang profesor ilmu politik di Universitas Teheran, berpendapat bahwa AS menggunakan negara-negara Teluk, khususnya Kuwait, untuk menargetkan infrastruktur sipil Iran.

Selama putaran pertama perang AS-Israel terhadap Iran pada bulan Maret dan April, para pejabat Iran membenarkan serangan terhadap negara-negara Teluk dengan alasan bahwa operasi AS diluncurkan dari pangkalan militer di wilayah mereka. Mereka terus menggunakan argumen yang sama hingga saat ini, meskipun narasi ini telah memperdalam keterasingan antara Teheran dan negara-negara tetangganya, terutama karena negara-negara Teluk telah berulang kali menegaskan bahwa mereka tidak akan mengizinkan wilayah mereka digunakan untuk melancarkan serangan terhadap Iran.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Suguhkan Persaingan Tim Sepak Bola Paling Bergengsi di Asia Tenggara
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Berita Terkini
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved