Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS

Sabtu, 04 Juli 2026 - 11:03 WIB
loading...
Diduga Bantu Pemberontak...
5 warga Ukraina dan satu warga negara AS dibawa ke Pengadilan Patiala House dalam kasus NIA pada hari Jumat. Foto/ANI
A A A
NEW DELHI - India akan mengumpulkan sampel suara dari enam tentara bayaran yakni lima warga Ukraina dan seorang warga negara Amerika Serikat. Mereka ditangkap pada bulan Maret oleh Badan Investigasi Nasional (NIA), badan anti-teror New Delhi.

Bersama dengan seorang warga Ukraina lainnya, mereka ditangkap pada bulan Maret. Semuanya didakwa membantu kelompok pemberontak di negara tetangga Myanmar dan menyediakan persenjataan bagi mereka.

Keenam orang tersebut dihadirkan di hadapan pengadilan Delhi pada hari Jumat di tengah pengamanan ketat, dan diberitahu mereka akan tetap ditahan hingga 1 Agustus. Mereka menyetujui perekaman suara mereka.

Pengadilan akan memutuskan tanggal pengumpulan sampel suara pada hari Sabtu, ketika warga Ukraina yang tersisa akan dihadirkan di hadapan pengadilan.

NIA juga meminta perpanjangan masa investigasi hingga 180 hari berdasarkan Undang-Undang Pencegahan Kegiatan Melanggar Hukum, undang-undang anti-terorisme utama India.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Menyambut Modi, Mengingat...
Menyambut Modi, Mengingat Janji Pluralisme India
Bawa Pikap Ayahnya,...
Bawa Pikap Ayahnya, Bocah 11 Tahun Tabrak Iringan Peziarah dan Tewaskan 8 Orang
Terungkap! Motif Pria...
Terungkap! Motif Pria Tabrakkan Pesawat ke Gedung di China Diduga Bunuh Diri
Rekomendasi
Daftar Tim Lolos 16...
Daftar Tim Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026
Pertamina Pastikan Kesiapan...
Pertamina Pastikan Kesiapan Pasokan Energi di Ujung Timur Jawa
Ruben Onsu Tak Gentar...
Ruben Onsu Tak Gentar Ancaman Sarwendah, Kuasa Hukum Sebut Juga Punya Bukti Kejutan
Berita Terkini
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Akankah Pemimpin Tertinggi...
Akankah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Hadiri Pemakaman Ayahnya?
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Iran dan Oman Selesaikan...
Iran dan Oman Selesaikan Kesepakatan Hormuz, Tanpa Peran AS pada Masa Depan Selat
Wakil Menlu Arab Saudi...
Wakil Menlu Arab Saudi dan Keluarga Nasrallah Hadiri Pemakaman Khamenei
Infografis
Lebih dari 1 Juta Tentara...
Lebih dari 1 Juta Tentara Ukraina Tewas dan Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved