Brutal, Tentara Myanmar Bakar Hidup-hidup 11 Warga Sipil

Kamis, 09 Desember 2021 - 15:20 WIB
loading...
Brutal, Tentara Myanmar...
Tentara Myanmar dilaporan secara brutal menangkap dan membakar hidup-hidup 11 warga sipil sebagai tindakan balasan atas serangan terhadap konvoi militer. Foto/AP
A A A
YANGON - Pasukan pemerintah Myanmar menyerbu sebuah desa kecil di barat laut, mengumpulkan warga sipil, mengikat tangan mereka dan kemudian membakar mereka hidup-hidup sebagai pembalasan atas serangan terhadap konvoi militer. Hal itu diungkapkan oleh saksi mata dan laporan lainnya.

Sebuah video setelah serangan hari Selasa menunjukkan tubuh hangus dari 11 korban, beberapa diyakini masih berusia remaja, berbaring melingkar di tengah apa yang tampak seperti sisa-sisa gubuk di desa Done Taw di wilayah Sagaing.

Kemarahan menyebar ketika gambar-gambar grafis dibagikan di media sosial atas apa yang tampaknya merupakan serangan militer terbaru yang semakin brutal dalam upaya untuk memadamkan perlawanan anti-pemerintah setelah kudeta tentara pada bulan Februari.

Human Rights Watch (HRW) menyerukan komunitas internasional untuk memastikan bahwa komandan yang memberi perintah pembakaran ini ditambahkan ke daftar sanksi yang ditargetkan, dan lebih luas lagi, upaya ditingkatkan untuk memotong sumber pendanaan apa pun untuk militer.

"Kontak kami mengatakan ini (korban) hanya anak laki-laki dan remaja yang merupakan penduduk desa yang ditangkap di tempat yang salah pada waktu yang salah," kata juru bicara kelompok itu, Manny Maung, seperti dilansir dari AP, Kamis (9/12/2021).

Baca juga: Rohingya Tuntut Facebook Rp2,8 Kuadriliun karena Memicu Genosida di Myanmar

Dia menambahkan bahwa insiden serupa telah terjadi secara teratur, tetapi yang ini kebetulan tertangkap kamera.

"Insiden ini cukup berani, dan itu terjadi di daerah yang dimaksudkan untuk ditemukan, dan dilihat, untuk menakut-nakuti orang," jelasnya.

Gambar-gambar itu tidak dapat diverifikasi secara independen, tetapi dokumen yang diberikan kepada The Associated Press oleh seseorang yang mengatakan bahwa dia hadir ketika mereka yang ditangkap umumnya cocok dengan deskripsi insiden yang dimuat oleh media independen Myanmar.

Pemerintah telah membantah bahwa mereka memiliki pasukan di daerah itu.

Penggulingan militer dari pemerintah terpilih Aung San Suu Kyi awalnya disambut dengan protes jalanan tanpa kekerasan, tetapi setelah polisi dan tentara merespons dengan kekuatan mematikan, kekerasan meningkat ketika para penentang kekuasaan militer mengangkat senjata untuk membela diri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Nah, Militer AS Tak...
Nah, Militer AS Tak Bisa Lindungi 50.000 Tentara di Timur Tengah dari Serangan Iran
Rekomendasi
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
Dituding Egois, Jennifer...
Dituding Egois, Jennifer Coppen Ungkap Alasan Justin Hubner Lewatkan Final Piala Dunia
Berita Terkini
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Infografis
Warga Israel Tidak Percaya...
Warga Israel Tidak Percaya Hizbullah Dikalahkan Tentara Zionis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved