Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:25 WIB
loading...
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem pertahanan udara sudah diaktifkan, tapi belum ada serangan AS ke Teheran. Foto/X
A A A
TEHERAN - Sistem pertahanan udara di bagian timur Teheran diaktifkan. Namun, para pejabat mengatakan tidak ada serangan mematikan di ibu kota Iran tersebut.

Melansir Al Jazeera, ini adalah kali kedua sejak Nota Kesepahaman ditandatangani bahwa sistem pertahanan udara diaktifkan di ibu kota negara. Lokasi terdekat yang dihantam oleh AS adalah kota Semnan, sekitar dua jam perjalanan dari Teheran. Sebuah bandara sipil juga dihantam minggu lalu, tetapi di Teheran sejauh ini belum ada serangan.

Kemudian, media pemerintah Iran mengatakan bahwa sistem pertahanan udara telah diaktifkan di seluruh Teheran dan melaporkan serangan di seluruh negeri.

“Sumber berita melaporkan beberapa menit yang lalu bahwa aktivitas pertahanan udara terdengar di barat, timur, dan timur laut Teheran,” tulis TV pemerintah di Telegram.

Padahal, AS melancarkan serangan terhadap Iran untuk malam ke-11 berturut-turut pada Selasa malam, ketika Teheran memperingatkan AS agar tidak menargetkan fasilitas nuklirnya.



Komando Pusat AS (Centcom) mengatakan gelombang serangan tersebut "dirancang untuk terus menurunkan kemampuan Iran untuk mengancam pelayaran komersial" di Selat Hormuz.

Media pemerintah Iran melaporkan bahwa pertahanan udara diaktifkan di ibu kota Teheran. Ledakan juga dilaporkan di kota Tabriz di barat laut, pelabuhan Chabahar dan Konarak di tenggara, dan di kota Bushehr di selatan, tempat pembangkit listrik tenaga nuklir satu-satunya Iran berada.

Iran, yang telah membalas serangan AS dan sekutu-sekutu Timur Tengahnya, memperingatkan akan adanya pembalasan setelah Donald Trump mengatakan AS akan segera menyerang situs nuklir bawah tanah di dekat Natanz.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Sah! AS dan Arab Saudi...
Sah! AS dan Arab Saudi Teken Kerja Sama Nuklir Sipil
Rekomendasi
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
FIFA Tepis Isu Pengaturan...
FIFA Tepis Isu Pengaturan Skor Pertandingan di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Infografis
Putin Tantang AS Kerahkan...
Putin Tantang AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih THAAD ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved