AS Gagalkan Upaya Penyelundupan Senjata Iran untuk Pemberontak Houthi Yaman
Rabu, 08 Desember 2021 - 23:45 WIB
loading...
Senjata asal Iran yang berhasil disita Angkatan Laut AS. FOTO/Justice.gov
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menyita dua gudang besar senjata Iran , termasuk 171 rudal permukaan-ke-udara dan delapan rudal anti-tank yang ditujukan untuk milisi Houthi di Yaman . Departemen Kehakiman AS pada Selasa (7/12/2021), menyatakan, pasukan Angkatan Laut AS menyita senjata dari dua kapal di Laut Arab saat melakukan operasi keamanan maritim rutin.
Menurut pernyataan yang dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat di websitenya, pemerintah AS juga menyita sekitar 1,1 juta barel produk minyak Iran dari empat kapal tanker berbendera asing di atau sekitar Laut Arab saat dalam perjalanan ke Venezuela. Tindakan ini mewakili penyitaan pengiriman bahan bakar dan senjata terbesar yang pernah dilakukan pemerintah dari Iran.
Baca: Pertahanan Udara Saudi Patahkan Serangan Drone Houthi
“Tindakan Amerika Serikat dalam dua kasus ini merupakan pukulan telak bagi Pemerintah Iran dan jaringan kriminal yang mendukung Korps Pengawal Revolusi Islam Iran,” kata Asisten Jaksa Agung Matthew G. Olsen dari Divisi Keamanan Nasional Departemen Kehakiman.
“Departemen Kehakiman akan terus menggunakan semua alat yang tersedia untuk memerangi ancaman yang ditimbulkan oleh organisasi teroris dan semua orang yang berusaha untuk menyakiti Amerika Serikat dan sekutunya,” lanjutnya.
Menurut pernyataan yang dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat di websitenya, pemerintah AS juga menyita sekitar 1,1 juta barel produk minyak Iran dari empat kapal tanker berbendera asing di atau sekitar Laut Arab saat dalam perjalanan ke Venezuela. Tindakan ini mewakili penyitaan pengiriman bahan bakar dan senjata terbesar yang pernah dilakukan pemerintah dari Iran.
Baca: Pertahanan Udara Saudi Patahkan Serangan Drone Houthi
“Tindakan Amerika Serikat dalam dua kasus ini merupakan pukulan telak bagi Pemerintah Iran dan jaringan kriminal yang mendukung Korps Pengawal Revolusi Islam Iran,” kata Asisten Jaksa Agung Matthew G. Olsen dari Divisi Keamanan Nasional Departemen Kehakiman.
“Departemen Kehakiman akan terus menggunakan semua alat yang tersedia untuk memerangi ancaman yang ditimbulkan oleh organisasi teroris dan semua orang yang berusaha untuk menyakiti Amerika Serikat dan sekutunya,” lanjutnya.
Lihat Juga :