Koalisi Arab Hancurkan Situs Peluncuran Rudal Balistik Houthi
Selasa, 23 November 2021 - 21:47 WIB
loading...
Arab Saudi menggempur Ibu Kota Yaman, Sanaa, dan menghancurkan situs peluncuran rudal balistik kelompok pemberontak Houthi. Foto/Al Arabiya
A
A
A
RIYADH - Aliansi militer Arab mengatakan telah menggempur Ibu Kota Yaman , Sanaa. Mereka berhasil menghancurkan situs peluncuran rudal balistik milik kelompok pemberontak Houthi .
Tidak ada laporan terkait korban akibat serangan itu. Namun penduduk setempat melaporkan terjadi ledakan besar.
Dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan oleh kantor berita negara Saudi (SPA) di Twitter, koalisi Arab mengatakan serangan udara telah dilakukan terhadap target militer yang sah di Sanaa.
Pernyataan ini menggambarkan situs rudal balistik sebagai situs rahasia, dan mengatakan salah satu dari target bernilai tinggi telah dihancurkan.
Baca juga: Serangan Koalisi Pimpinan Arab Saudi di Utara Marib Tewaskan 130 Pemberontak Houthi
Koalisi mengatakan telah mengambil langkah-langkah untuk menyelamatkan warga sipil dari kerusakan tambahan, menambahkan bahwa posisi rahasia dari situs tersebut telah menggunakan rumah sakit, organisasi dan warga sipil sebagai perisai manusia seperti dikutip dari Al Arabiya, Selasa (23/11/2021).
Koalisi Arab meminta warga sipil untuk tidak berkumpul atau mendekati posisi yang telah diserang.
Tidak ada laporan terkait korban akibat serangan itu. Namun penduduk setempat melaporkan terjadi ledakan besar.
Dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan oleh kantor berita negara Saudi (SPA) di Twitter, koalisi Arab mengatakan serangan udara telah dilakukan terhadap target militer yang sah di Sanaa.
Pernyataan ini menggambarkan situs rudal balistik sebagai situs rahasia, dan mengatakan salah satu dari target bernilai tinggi telah dihancurkan.
Baca juga: Serangan Koalisi Pimpinan Arab Saudi di Utara Marib Tewaskan 130 Pemberontak Houthi
Koalisi mengatakan telah mengambil langkah-langkah untuk menyelamatkan warga sipil dari kerusakan tambahan, menambahkan bahwa posisi rahasia dari situs tersebut telah menggunakan rumah sakit, organisasi dan warga sipil sebagai perisai manusia seperti dikutip dari Al Arabiya, Selasa (23/11/2021).
Koalisi Arab meminta warga sipil untuk tidak berkumpul atau mendekati posisi yang telah diserang.
Lihat Juga :