Diserang Soal HAM Papua, Indonesia: Vanuatu Anjurkan Separatisme Berkedok Peduli HAM
Minggu, 26 September 2021 - 09:15 WIB
loading...
A
A
A
"Ini melanggar tujuan dan prinsip Piagam PBB dan bertentangan dengan Deklarasi Prinsip-Prinsip Hukum Internasional tentang Hubungan Persahabatan dan Kerjasama Antar Negara," ia melanjutkan.
"Kita tidak bisa membiarkan pelanggaran berulang terhadap Piagam PBB ini berlanjut di forum ini," tegas Sindy.
Sindy menyatakan Indonesia adalah negara yang pluralistik dengan demokrasi yang dinamis, dan menghormati supremasi hukum, pemerintahan yang baik, dan keadilan sosial. Indonesia juga telah memenuhi komitmennya untuk mempromosikan dan melindungi hak asasi manusia.
Dikatakan oleh Sindy demokrasi, supremasi hukum, pemerintahan yang baik, dan keadilan sosial adalah semua komponen vital dalam perjuangan hak asasi manusia. Semua warga negara diperlakukan sama terlepas dari latar belakang sosial budaya, agama, atau ekonominya.
"Buka mata Anda lihat keseluruhan gambar. Lihat semuanya atau Anda akan tersesat," pungkasnya.
Baca juga: Diplomat Silvany: Papua Barat Bagian Indonesia Sudah Final, Vanuatu Bodoh
"Kita tidak bisa membiarkan pelanggaran berulang terhadap Piagam PBB ini berlanjut di forum ini," tegas Sindy.
Sindy menyatakan Indonesia adalah negara yang pluralistik dengan demokrasi yang dinamis, dan menghormati supremasi hukum, pemerintahan yang baik, dan keadilan sosial. Indonesia juga telah memenuhi komitmennya untuk mempromosikan dan melindungi hak asasi manusia.
Dikatakan oleh Sindy demokrasi, supremasi hukum, pemerintahan yang baik, dan keadilan sosial adalah semua komponen vital dalam perjuangan hak asasi manusia. Semua warga negara diperlakukan sama terlepas dari latar belakang sosial budaya, agama, atau ekonominya.
"Buka mata Anda lihat keseluruhan gambar. Lihat semuanya atau Anda akan tersesat," pungkasnya.
Baca juga: Diplomat Silvany: Papua Barat Bagian Indonesia Sudah Final, Vanuatu Bodoh
(ian)
Lihat Juga :