China Dakwa Jurnalis Du Bin dengan Tuduhan Provokasi

Selasa, 16 Desember 2025 - 09:26 WIB
loading...
China Dakwa Jurnalis...
Otoritas China secara resmi mendakwa jurnalis terkenal Du Bin dengan tuduhan mencari perkara dan memprovokasi kerusuhan. Human Rights Watch mengecam dakwaan dan menyebut tuduhannya tak berdasar. Foto/VOA/Wikimedia via HRW
A A A
JAKARTA - Otoritas China secara resmi mendakwa jurnalis dan penulis ternama Du Bin dengan tuduhan “mencari perkara dan memprovokasi kerusuhan.”

Du (53) ditangkap aparat kepolisian Beijing pada 15 Oktober 2025, sehari sebelum dia dijadwalkan melakukan perjalanan ke Jepang, menurut pernyataan saudara perempuannya.

Sejak saat itu, Du ditahan di Pusat Penahanan Shunyi, Beijing. Dia terancam hukuman hingga lima tahun penjara berdasarkan Pasal 293 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana China, dan hingga 10 tahun jika dinilai “secara serius mengganggu ketertiban umum”.

Baca Juga: Insiden Radar Okinawa: Sinyal Eskalasi Baru dalam Dinamika Keamanan Jepang-China

“Tuduhan tanpa dasar terhadap jurnalis terkemuka seperti Du Bin menegaskan meningkatnya intoleransi terhadap perbedaan pendapat di bawah kepemimpinan Xi Jinping,” ujar peneliti China di Human Rights Watch (HRW), Yalkun Uluyol.

“Otoritas harus segera dan tanpa syarat membebaskan Du Bin serta mencabut seluruh dakwaan,” sambungnya, dalam pernyataan yang dimuat di laman HRW, Selasa (16/12/2025).

Penangkapan Du diduga berkaitan dengan buku-bukunya, yang menurut otoritas “menyerang pemimpin nasional". Namun, keluarga Du menyatakan belum menerima pemberitahuan resmi terkait penangkapan atau dakwaan pidana tersebut, yang dinilai melanggar ketentuan pemberitahuan dalam Undang-Undang Acara Pidana China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
AS Serang Iran, Menlu...
AS Serang Iran, Menlu Araghchi: Kami Balas!
Rekomendasi
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Berita Terkini
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved