KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam

Minggu, 05 Juli 2026 - 13:14 WIB
loading...
KKB Papua Tembak Mati...
Pasukan militer Indonesia evakuasi jenazah Nicholas F. Goselin, pilot asal Amerika Serikat yang ditembak mati KKB Papua. Foto/via abc.net.au
A A A
JAKARTA - Pasukan keamanan Indonesia pada hari Jumat telah menemukan jenazah Nicholas F Goselin, pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat (AS) yang ditembak mati anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Selain membunuh Goselin, kelompok separatis itu juga membakar pesawat kecilnya.

Goselin, yang bekerja sebagai pilot dari perusahaan penerbangan Indonesia; PT AMA, ditembak mati pada hari Kamis tak lama setelah mendarat di landasan pacu Ipdeheik di desa Balanggama, kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan.

Baca Juga: Koops TNI Habema Evakuasi Jenazah Pilot PT AMA Air Korban Penembakan di Yahukimo

Evakuasi jenazah Goselin melibatkan 10 personel dari Komando Operasi Habema. Menurut Wakil Komandan Operasi, Brigadir Jenderal Riyanto, evakuasi dilakukan setelah pasukan mengamankan landasan pacu dalam operasi kilat.

KKB Papua, yang juga dikenal sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) bersenjata senapan dan kapak, mengeklaim bertanggung jawab atas serangan itu dalam sebuah video yang disebarkan ke media oleh TPNPB—sayap bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Pemberontakan KKB Papua yang telah berlangsung selama beberapa dekade telah meningkat tajam dalam setahun terakhir, di mana para separatis kini secara khusus menargetkan pilot asing.

Kontak terputus dengan landasan udara tak lama setelah Goselin melaporkan pesawat tersebut mendarat. Pesawat itu membawa satu pilot dan tujuh penumpang, kata Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil Indonesia dalam sebuah pernyataan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Londo Ireng di Republik...
Londo Ireng di Republik Antikritik
Arab Saudi Gempur Hodeidah,...
Arab Saudi Gempur Hodeidah, Houthi Ancam Balas: Konflik Yaman Kembali Memanas
Perang Makin Sengit!...
Perang Makin Sengit! Iran Tak Segan-Segan Ledakkan Wilayahnya, Tak Rela Dikuasai AS
Rekomendasi
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Instagram Menguji Fitur...
Instagram Menguji Fitur Pengeditan Stories Tanpa Menghapus Postingan
Berita Terkini
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
Ketika Demo Partai Kecoa...
Ketika Demo Partai Kecoa Berhasil Memaksa Menteri Pendidikan India Mundur atas Bocornya Soal Ujian
Mengapa Venezuela Masih...
Mengapa Venezuela Masih Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas yang Disimpan di Bank of England?
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
Infografis
Tepis Narasi AS, Houthi...
Tepis Narasi AS, Houthi Klaim Tembak Jatuh Jet Tempur F/A-18 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved