Hamas: Senjata Perlawanan Terkait Pembentukan Negara Palestina

Selasa, 30 September 2025 - 17:45 WIB
loading...
Hamas: Senjata Perlawanan...
Anggota Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, di Khan Yunis, Gaza pada 20 Februari 2025. Foto/Ali Jadallah/Anadolu Agency
A A A
JALUR GAZA - Seorang pejabat senior Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), Taher al-Nounou, mengatakan pada Senin malam (29/9/2025), "Kami tidak terlibat dalam negosiasi rencana Amerika saat ini." Pernyataan itu muncul di tengah serangan brutal Israel untuk menduduki Kota Gaza.

Al-Nounou mengatakan, "Pembebasan tahanan Israel terkait dengan berakhirnya perang dan penarikan pendudukan dari Gaza."
Dia menekankan, "Senjata perlawanan terkait dengan pembentukan negara Palestina."

Ia melanjutkan, "Kami serius untuk membebaskan para tahanan sebagai bagian dari kesepakatan yang mengakhiri perang di Gaza dan menjamin penarikan pendudukan."

Dia menambahkan, "Kami siap untuk gencatan senjata yang dapat berlangsung selama bertahun-tahun, dan kami menerima usulan Mesir untuk membentuk pemerintahan independen bagi Jalur Gaza."

Al-Nounou juga mengatakan, "Gerakan ini akan mempelajari rencana Amerika dengan cara yang melindungi hak dan kepentingan Palestina."

Sebelumnya, Gedung Putih mengungkapkan rincian rencana Presiden Donald Trump untuk mengakhiri perang di Gaza, yang telah memicu perdebatan luas mengenai dukungan AS terhadap pendudukan Israel dan apa yang digambarkan para kritikus sebagai standar ganda dalam menangani masalah Palestina.

Baca juga: Pemimpin Gerakan Jihad Islam Tolak Rencana Trump, Peringatkan Hal Itu akan Picu Konflik di Kawasan Tersebut
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Penghadangan Kapal Bantuan...
Penghadangan Kapal Bantuan Gaza Sebagai Pembajakan Filantropi Global, PFI Desak Pemerintah Bertindak
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Putri Thailand Bajrakitiyabha...
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia usai Koma 3 Tahun
Rekomendasi
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved