Ketahuan Gunakan Aplikasi Kencan Gay, Pejabat Top Gereja Katolik AS Mundur
Kamis, 22 Juli 2021 - 02:42 WIB
loading...
Monsinyur Jeffrey Burill (kiri) mengundurkan diri sebagai Sekjen Konferensi Waligereja AS setelah ketahuan menggunakan aplikasi kencan gay. Foto/IB Times/Twitter
A
A
A
WASHINGTON - Seorang pejabat tinggi Gereja Katolik Amerika Serikat (AS) telah mengundurkan diri dari posisinya setelah ketahuan menggunakan aplikasi kencan gay; Grindr, dan sering mengunjungi bar gay.
Monsinyur Jeffrey Burill mengundurkan diri sebagai Sekretaris Jenderal Konferensi Waligereja AS (USCCB). Pihak USCCB mengonfirmasi pengunduran diri Burill dalam sebuah pernyataan.
Baca juga: Kantor Polisi Bak Diskotek, 4 Polisi Dugem Bersama 4 Wanita
Beberapa jam sebelum pengumuman pengunduran dirinya, media Katolik; The Pillar, menerbitkan laporan yang mengekspos Buril, mengeklaim telah memperoleh data ponsel yang dikumpulkan Grindr dari penggunanya, dan menyewa perusahaan independen untuk menganalisisnya.
Grindr adalah aplikasi jejaring sosial berbasis lokasi yang memungkinkan pengguna untuk melihat pengguna terdekat di aplikasi, mengobrol dengan mereka, bertukar gambar atau mengatur untuk bertemu dengan mereka untuk pertemuan seksual anonim.
Monsinyur Jeffrey Burill mengundurkan diri sebagai Sekretaris Jenderal Konferensi Waligereja AS (USCCB). Pihak USCCB mengonfirmasi pengunduran diri Burill dalam sebuah pernyataan.
Baca juga: Kantor Polisi Bak Diskotek, 4 Polisi Dugem Bersama 4 Wanita
Beberapa jam sebelum pengumuman pengunduran dirinya, media Katolik; The Pillar, menerbitkan laporan yang mengekspos Buril, mengeklaim telah memperoleh data ponsel yang dikumpulkan Grindr dari penggunanya, dan menyewa perusahaan independen untuk menganalisisnya.
Grindr adalah aplikasi jejaring sosial berbasis lokasi yang memungkinkan pengguna untuk melihat pengguna terdekat di aplikasi, mengobrol dengan mereka, bertukar gambar atau mengatur untuk bertemu dengan mereka untuk pertemuan seksual anonim.
Lihat Juga :