Ketahuan Gunakan Aplikasi Kencan Gay, Pejabat Top Gereja Katolik AS Mundur

Kamis, 22 Juli 2021 - 02:42 WIB
loading...
Ketahuan Gunakan Aplikasi...
Monsinyur Jeffrey Burill (kiri) mengundurkan diri sebagai Sekjen Konferensi Waligereja AS setelah ketahuan menggunakan aplikasi kencan gay. Foto/IB Times/Twitter
A A A
WASHINGTON - Seorang pejabat tinggi Gereja Katolik Amerika Serikat (AS) telah mengundurkan diri dari posisinya setelah ketahuan menggunakan aplikasi kencan gay; Grindr, dan sering mengunjungi bar gay.

Monsinyur Jeffrey Burill mengundurkan diri sebagai Sekretaris Jenderal Konferensi Waligereja AS (USCCB). Pihak USCCB mengonfirmasi pengunduran diri Burill dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Kantor Polisi Bak Diskotek, 4 Polisi Dugem Bersama 4 Wanita

Beberapa jam sebelum pengumuman pengunduran dirinya, media Katolik; The Pillar, menerbitkan laporan yang mengekspos Buril, mengeklaim telah memperoleh data ponsel yang dikumpulkan Grindr dari penggunanya, dan menyewa perusahaan independen untuk menganalisisnya.

Grindr adalah aplikasi jejaring sosial berbasis lokasi yang memungkinkan pengguna untuk melihat pengguna terdekat di aplikasi, mengobrol dengan mereka, bertukar gambar atau mengatur untuk bertemu dengan mereka untuk pertemuan seksual anonim.

Burill, yang terpilih sebagai Sekretaris Jenderal USCCB pada November 2020, adalah seorang imam yang berafiliasi dengan Keuskupan La Crosse, Wisconsin, dan sebagai seorang imam, ia diwajibkan untuk bersumpah selibat. Aktivitas homoseksual juga dianggap berdosa menurut doktrin Katolik.

Publikasi tersebut mengeklaim analisis catatan sinyal data aplikasi yang tersedia secara komersial yang ditautkan ke perangkat seluler Burrill menunjukkan sang imam mengunjungi bar gay dan tempat tinggal pribadi saat menggunakan aplikasi hook-up berbasis lokasi di beberapa kota antara 2018 dan 2020, bahkan ketika dia sedang bepergian untuk tugas konferensi uskup AS.

Menurut data, ponsel Burill memancarkan sinyal data aplikasi hampir setiap hari selama sebagian tahun 2018, 2019 dan 2020 dari kantor USCCB-nya, kediaman milik USCCB-nya, serta selama pertemuan dan acara USCCB di kota-kota lain.

Baca juga: Pria Ini Sekarat karena COVID-19, Sang Istri Berjuang Dapatkan Spermanya

Misalnya, pada 22 Juni 2018, ketika Burill berada di Las Vegas untuk pekerjaan resmi, ponselnya memancarkan sinyal dari Entourage, yang menyebut dirinya sebagai "pemandian gay".

USCCB mengumumkan pengunduran diri Burill pada hari Selasa dalam sebuah memo kepada para uskup AS dengan mengutip "kemungkinan perilaku yang tidak pantas".

"Dengan sedih saya memberitahu Anda bahwa Monsinyur Jeffrey Burilltelah mengundurkan diri sebagai Sekretaris Jenderal Konferensi," tulis Uskup Agung Jose Gomez.

"Pada hari Senin, kami mengetahui laporan media yang akan datang yang menuduh kemungkinan perilaku yang tidak pantas oleh Monsinyur Burrill. Apa yang dibagikan kepada kami tidak termasuk tuduhan pelanggaran dengan anak di bawah umur. Namun, untuk menghindari gangguan pada operasi dan pekerjaan Konferensi, Monsinyur telah mengundurkan diri efektif segera," imbuh Gomez seperti dikutip IB Times, Kamis (22/7/2021).

Memo itu muncul setelah USCCB dan Burrill dihubungi oleh The Pillar mengenai bukti pola pelanggaran seksual di pihak Burrill.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Kontroversial! Parlemen...
Kontroversial! Parlemen Israel Setujui Tahap Awal RUU Pembatasan Azan
Rusia Ngamuk Bombardir...
Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka
Rekomendasi
3 Irjen Pol Dimutasi...
3 Irjen Pol Dimutasi Kapolri pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
Portugal Lolos ke 16...
Portugal Lolos ke 16 Besar Usai Singkirkan Kroasia, Ronaldo Cetak Rekor Baru
GWM Tank 300 Facelift...
GWM Tank 300 Facelift Terungkap, Jangkauan EV 200 km Kemampuan Off-Road Ditingkatkan
Berita Terkini
Komika Turki Ditangkap...
Komika Turki Ditangkap atas Tuduhan Menghina Islam dan Erdogan
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Islam Melarang Pembalseman,...
Islam Melarang Pembalseman, Bagaimana Iran Mangawetkan Jenazah Khamenei sejak Februari?
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved