Hasil Referendum Putuskan Swiss Larang Burqa
Senin, 08 Maret 2021 - 12:25 WIB
loading...
Ragam busana perempuan, termasuk burqa, yang biasa digunakan sebagian komunitas Muslim. Foto/ABC News/Lucy Fahey
A
A
A
ZURICH - Hasil referendum di Swiss yang digelar hari Minggu memutuskan bahwa negara itu melarang pemakaian burqa atau busana penutup wajah.
Usulan referendum ini dirancang oleh kubu sayap kanan di negara itu. Hasil pemungutan suara referendum menunjukkan 51,2% : 48,8% untuk kemenangan kubu yang setuju larangan burqa.
Baca juga: Lagi-lagi, Iran Ancam Ratakan Dua Kota Israel dengan Tanah
Hasil itu juga otomatis akan mengubah konstitusi Swiss.
Proposal referendum di bawah sistem demokrasi langsung Swiss tersebut tidak menyebutkan busana burqa secara langsung. Itu juga bertujuan untuk menghentikan pengunjuk rasa jalanan yang menggunakan topeng. Namun, politisi lokal, media dan juru kampanye telah menjulukinya sebagai larangan burqa.
”Di Swiss, tradisi kami adalah menunjukkan wajah Anda. Itu adalah tanda kebebasan dasar kami," kata Walter Wobmann, ketua komite referendum dan anggota parlemen untuk Partai Rakyat Swiss, sebelum pemungutan suara.
Usulan referendum ini dirancang oleh kubu sayap kanan di negara itu. Hasil pemungutan suara referendum menunjukkan 51,2% : 48,8% untuk kemenangan kubu yang setuju larangan burqa.
Baca juga: Lagi-lagi, Iran Ancam Ratakan Dua Kota Israel dengan Tanah
Hasil itu juga otomatis akan mengubah konstitusi Swiss.
Proposal referendum di bawah sistem demokrasi langsung Swiss tersebut tidak menyebutkan busana burqa secara langsung. Itu juga bertujuan untuk menghentikan pengunjuk rasa jalanan yang menggunakan topeng. Namun, politisi lokal, media dan juru kampanye telah menjulukinya sebagai larangan burqa.
”Di Swiss, tradisi kami adalah menunjukkan wajah Anda. Itu adalah tanda kebebasan dasar kami," kata Walter Wobmann, ketua komite referendum dan anggota parlemen untuk Partai Rakyat Swiss, sebelum pemungutan suara.
Lihat Juga :