Israel Larang Umat Islam Palestina Gelar Salat Id di Masjid Ibrahimi
Minggu, 30 Maret 2025 - 21:09 WIB
loading...
Israel larang umat Islam Palestina untuk Salad Id di Masjid Ibrahimi. Foto/X.@QudsNen
A
A
A
GAZA - Israel menolak untuk membuka sepenuhnya Masjid Ibrahimi di Hebron di Tepi Barat selatan, bagi jamaah Muslim untuk hari raya Idul Fitri. Itu diungkapkan Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina.
“Pendudukan menolak menyerahkan Masjid Ibrahimi, beserta seluruh aula, halaman, dan bagian-bagiannya, untuk perayaan Idul Fitri yang diberkahi,” kata Menteri Wakaf Mohamed Najm dalam sebuah pernyataan, dilansir Anadolu.
Najm menegaskan bahwa ini menandai keenam kalinya sejak dimulainya bulan suci Ramadhan yang mendahului Idul Fitri bahwa otoritas Israel menolak membuka seluruh masjid untuk jamaah, dan menggambarkannya sebagai “pelanggaran terang-terangan dan belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Masjid Ibrahimi, provokasi terhadap sentimen Muslim, dan pengabaian terhadap kesucian ritual keagamaan.”
Najm mendesak penduduk Provinsi Hebron untuk “menghadiri salat subuh dan salat Idul Fitri besok, untuk menegaskan keteguhan dan ketahanan kita dalam menghadapi rencana Yahudisasi pendudukan.”
Sebelumnya pada hari Sabtu, Mufti Besar Yerusalem dan Wilayah Palestina, Sheikh Muhammad Ahmad Hussein, mengumumkan bahwa hari Minggu akan menjadi hari pertama Idul Fitri.
“Pendudukan menolak menyerahkan Masjid Ibrahimi, beserta seluruh aula, halaman, dan bagian-bagiannya, untuk perayaan Idul Fitri yang diberkahi,” kata Menteri Wakaf Mohamed Najm dalam sebuah pernyataan, dilansir Anadolu.
Najm menegaskan bahwa ini menandai keenam kalinya sejak dimulainya bulan suci Ramadhan yang mendahului Idul Fitri bahwa otoritas Israel menolak membuka seluruh masjid untuk jamaah, dan menggambarkannya sebagai “pelanggaran terang-terangan dan belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Masjid Ibrahimi, provokasi terhadap sentimen Muslim, dan pengabaian terhadap kesucian ritual keagamaan.”
Najm mendesak penduduk Provinsi Hebron untuk “menghadiri salat subuh dan salat Idul Fitri besok, untuk menegaskan keteguhan dan ketahanan kita dalam menghadapi rencana Yahudisasi pendudukan.”
Sebelumnya pada hari Sabtu, Mufti Besar Yerusalem dan Wilayah Palestina, Sheikh Muhammad Ahmad Hussein, mengumumkan bahwa hari Minggu akan menjadi hari pertama Idul Fitri.
Lihat Juga :