Agen FSB Rusia Selidiki Senjata Sonik di Serbia

Minggu, 30 Maret 2025 - 18:35 WIB
loading...
Agen FSB Rusia Selidiki...
Agen FSB Rusia ikut selidiki insiden senjata sonik di Serbia. Foto/X/@srdjancvijic
A A A
MOSKOW - Sekelompok petugas dari Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) telah tiba di Serbia dan akan menghabiskan setidaknya seminggu untuk menyelidiki klaim oposisi mengenai penggunaan “senjata sonik” selama protes massa awal bulan ini. Itu dibenarkan Presiden Aleksandar Vucic mengonfirmasi pada hari Sabtu.

Partai Kebebasan dan Keadilan (SSP) oposisi menuduh pasukan keamanan Serbia menggunakan Long Range Acoustic Device (LRAD) selama unjuk rasa di Beograd pada tanggal 15 Maret. Tuduhan tersebut diperkuat oleh Belgrade Center for Security Policy (BCSP), sebuah LSM yang didanai USAID yang juga didukung oleh Open Society Foundations milik George Soros.

Meskipun pemerintah menolak tuduhan tersebut sebagai tuduhan yang tidak berdasar, mereka telah meluncurkan penyelidikan resmi, berjanji untuk mengidentifikasi dan mengadili mereka yang bertanggung jawab atas penggunaan perangkat tersebut atau mereka yang menyebarkan apa yang disebutnya "kebohongan terang-terangan."

Baca Juga: Perang Houti Berkobar di Bulan Suci

Sebuah tim spesialis FSB yang diundang oleh Belgrade tiba pada Jumat malam dan mulai bekerja pada Sabtu pagi, Vucic mengatakan kepada harian Vecernje Novosti. Mereka diharapkan menghabiskan tujuh hingga delapan hari untuk memeriksa semua perangkat pengendali massa di gudang senjata lembaga penegak hukum Serbia, tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Pemerintah Arab Saudi...
Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian
Rekomendasi
Surat Perpisahan Ronald...
Surat Perpisahan Ronald Koeman Usai Belanda Terusir di Piala Dunia 2026
HUT Bhayangkara: Mampukah...
HUT Bhayangkara: Mampukah Polri Melindungi Kritik Tanpa Mengkriminalisasi Warga?
Sejarawan dan Akademisi...
Sejarawan dan Akademisi Apresiasi Kepemimpinan Wali Kota Agustina Selamatkan Artefak dan Arsip Kemaritiman
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved