Kesal, Trump Sebut Ahli Covid-19 AS Anthony Fauci Idiot

Selasa, 20 Oktober 2020 - 12:50 WIB
loading...
Kesal, Trump Sebut Ahli...
Presiden Amerika Serikat Donald John Trump. Foto/New York Post
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump kesal dengan ilmuwan terkemukapemerintah Amerika Serikat (AS), Dr Anthony Fauci dalam panggilan telepon dengan staf kampanyenya pada hari Senin. Dia menyebut dokter ahli Covid-19 yang sangat dihormati dan populer itu adalah seorang idiot.

Fauci, anggota kunci gugus tugas virus corona Gedung Putih, semakin menjadi fokus rasa frustrasi presiden ketika ia berusaha membentuk pesan tentang tanggapan federal yang banyak dikritik terhadap pandemi. (Baca: Trump Jamin Transfer Kekuasaan Berlangsung Damai Jika Kalah Pilpres AS )

"Orang-orang bosan dengan Covid," kata Trump kepada tim kampanyenya dalam panggilan telepon yang dihadiri beberapa jurnalis.

"Orang-orang berkata, 'Terserah—tinggalkan kami sendiri'. Mereka bosan. Orang-orang lelah mendengar Fauci dan semua idiot ini," kata presiden, seperti dikutip AFP, Selasa (20/10/2020).

"Dia sudah berada di sini selama, seperti, 500 tahun," keluh Trump tentang Fauci yang berusia 79 tahun, yang diakui di seluruh dunia atas karyanya mengarahkan Institut Nasional Penyakit Alergi dan Penyakit Menular di pinggiran kota Washington. (Baca: Trump: AS Akan Jadi Milik China Jika Biden Menang Pilpres )

"Fauci, jika kita mendengarkan dia, kita akan memiliki 700.000 (atau) 800.000 kematian," klaim Trump dalam panggilan telepon tersebut, sebelum mengatakan bahwa akan kontraproduktif untuk memecatnya sebelum pemilihan presiden 3 November.

Senator Republik Lamar Alexander membela Fauci yang diserang presiden. "Dr Fauci adalah salah satu pegawai negeri paling terhormat di negara kami. Dia telah melayani 6 presiden, dimulai dengan Ronald Reagan," tulis Alexander di Twitter.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Perbandingan Harga Tiket...
Perbandingan Harga Tiket Piala Dunia 2022 vs 2026 Bikin Melongo: Final Tembus Rp113 Juta
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved