Depresi Idolanya Terinfeksi Covid-19, Fans Trump di India Meninggal

loading...
Depresi Idolanya Terinfeksi Covid-19, Fans Trump di India Meninggal
Bussa Krishna, penggemar Presiden AS Donald Trump asal India, meninggal dunia setelah depresi karena idolanya terinfeksi Covid-19. Foto/USNews
A+ A-
CHENNAI - Seorang pria asal India yang menyembah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meninggal dunia karena serangan jantung pada Minggu lalu. Hal itu diungkapkan oleh seorang pejabat di desanya dan pihak kepolisian.

Bussa Krishna, yang menyembah Trump lebih dari empat tahun lalu setelah presiden AS itu hadir dalam mimpinya, beberapa hari lalu memposting video air mata di halaman Facebooknya. Ia berharap sang idola sembuh dari penyakit virus yang telah membunuh lebih dari 1 juta orang di seluruh dunia.(Baca juga: Pria India Sembah Donald Trump sebagai Tuhan)

Venkat Goud, kepala desa Konney tempat Krishna tinggal dan seorang teman dekat, mengatakan ia "depresi" karena Trump dan istrinya Melania terkena penyakit mematikan itu.

"Sangat menyedihkan dia meninggal tanpa bertemu pahlawannya," kata Goud.



"Dia telah berusaha keras untuk bertemu dengannya," imbuhnya merujuk saat Trump datang ke India pada bulan Februari lalu seperti dikutip dari Reuters, Rabu (14/10/2020).

Raghupathi, seorang petugas polisi setempat, mengatakan Krishna telah meninggalkan desa itu lebih dari dua minggu lalu untuk bertemu orang tuanya di bagian lain dari negara bagian selatan Telangana yang sama.

"Di sanalah dia meninggal karena serangan jantung," ungkap Raghupathi.



Reuters tidak dapat segera menghubungi anggota keluarga Krishna atau rumah sakit tempat dia dibawa. Media lokal mengatakan Krishna berusia sekitar tiga puluhan tahun.

Trump pada 2 Oktober mengungkapkan bahwa dia dan istrinya dinyatakan positif Covid-19. Ia pun sempat menjalani perawatan selama tiga hari di rumah sakit militer. (Baca juga: Lewat Twitter, Trump Konfirmasi Dirinya Terinfeksi Covid-19)

Pada hari Minggu, ia mengatakan telah pulih sepenuhnya dan akan melanjutkan kampanye pada hari Senin jelang pemilihan umum AS pada 3 November mendatang. Dokter Gedung Putih juga telah menyatakan bahwa Trump telah sembuh dan tidak akan menularkan virus Corona kepada orang lain.(Baca juga: Dokter Gedung Putih: Trump Bukan Lagi 'Carrier' Virus Corona)
(ber)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top