Siapa Shamsud-Din Jabbar? Pensiunan Tentara AS yang Jadi Tersangka Aksi Teror di New Orleans

Kamis, 02 Januari 2025 - 18:10 WIB
loading...
Siapa Shamsud-Din Jabbar?...
Shamsud-Din Jabbar melakukan aksi teror dengan kemampuan sebagai pensiunan tentara AS. Foto/FBI
A A A
WASHINGTON - Lima belas orang tewas dan sedikitnya 35 orang terluka setelah seorang pria yang tampaknya terinspirasi oleh kelompok ISIS menabrakkan mobilnya ke kerumunan besar di New Orleans, Louisiana, pada dini hari Tahun Baru. Pelakunya adalah Shamsud-Din Jabbar.

Siapa Shamsud-Din Jabbar?

1. Melakukan Aksi dengan Sengaja dan Terencana Matang

Pukul 03:15 waktu setempat pada Hari Tahun Baru, sebuah truk pikap Ford menabrak kerumunan yang berkumpul di Bourbon Street di jantung French Quarter, New Orleans.

Melansir BBC, rekaman CCTV memperlihatkan sebuah kendaraan Ford F-150 Lightning berwarna putih melaju ke trotoar untuk menghindari mobil polisi sebelum menabrak pejalan kaki.

Polisi menggambarkan tindakan itu sebagai "sangat disengaja", dan menambahkan bahwa penyerang - yang diidentifikasi sebagai Shamsud-Din Jabbar - "bertekad keras untuk menciptakan pembantaian dan kerusakan yang ditimbulkannya".

"Pria ini mencoba menabrak orang sebanyak mungkin", kata Kepala Polisi New Orleans Anne Kirkpatrick.

Jabbar juga bersenjata dan menembaki aparat penegak hukum, melukai dua petugas. Dia kemudian tewas oleh tembakan polisi.

Whit Davis, dari Shreveport, Louisiana, mengatakan kepada BBC bahwa dia ditahan di sebuah bar bersama sekelompok besar orang setelah serangan itu sementara polisi mengamankan tempat kejadian.

Ketika mereka pergi, mereka "berjalan melewati mayat-mayat yang tewas dan terluka di seluruh jalan", katanya.

Baca Juga: Saksi Mata Serangan New Orleans: Mayat-mayat Terlempar ke Udara, Mirip Zona Perang

2. Veteran Angkatan Darat AS

FBI telah mengidentifikasi penyerang sebagai Shamsud-Din Jabbar yang berusia 42 tahun, seorang veteran Angkatan Darat dan warga negara AS dari Texas.

Bendera yang dikaitkan dengan kelompok Negara Islam (IS) ditemukan di kendaraan yang dikendarainya dan FBI mengatakan sedang menyelidiki afiliasi apa yang mungkin dimiliki Jabbar dengan kelompok teroris.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Hajar Makau, Indonesia...
Hajar Makau, Indonesia Amankan Tiket Perempat Final Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2026
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved