Trump Jamin Transfer Kekuasaan Berlangsung Damai Meski Kalah di Pilpres

loading...
Trump Jamin Transfer Kekuasaan Berlangsung Damai Meski Kalah di Pilpres
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengaku akan menerima transfer kekuasaan secara damai jika Joe Biden menang dalam pemilihan umum bulan depan. Foto/REUTERS
A+ A-
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengaku akan menerima transfer kekuasaan secara damai jika Joe Biden menang dalam pemilihan umum bulan depan. Tetapi, Trump bersikeras ingin melihat pemilihan yang jujur.

"Mereka mencoba menjatuhkan presiden yang terpilih dan menjabat, dan kemudian berbicara tentang apakah akan menerima transisi damai dan jawabannya adalah ya. Saya akan melakukannya, tetapi saya ingin ini menjadi pemilihan yang jujur dan begitu pula semua orang," ucap Trump, seperti dilansir Anadolu Agency pada Jumat (16/10/2020).

Pernyataan Trump ini berbanding terbalik dengan apa yang dia sampaikan bulan lalu. Di mana, Trump menolak untuk berkomitmen mentransfer kekuasaan secara damai jika kalah dalam pemilu. (Baca juga: Pilpres Amerika Serikat, Trump Terus Tutupi Kesenjangan dengan Biden)

"Kita harus melihat apa yang terjadi. Anda tahu bahwa saya telah mengeluh sangat keras tentang surat suara, dan surat suara itu adalah bencana," kata Trump pada konferensi pers, menanggapi pertanyaan tentang apakah dia akan berkomitmen untuk transfer kekuasaan secara damai kala itu.



Dia menyatakan bahwa jika negara "menyingkirkan" pengiriman surat suara yang tidak diminta, maka tidak akan ada kekhawatiran tentang penipuan atau transfer kekuasaan secara damai. “Anda akan mendapatkan kedamaian yang sangat - tidak akan ada transfer terus terang,” kata Trump.

"Akan ada kelanjutan. Surat suara di luar kendali, Anda tahu itu, dan Anda tahu, siapa yang tahu itu lebih baik daripada orang lain? Demokrat tahu itu lebih baik daripada siapa pun," ia melanjutkan. (Baca juga: PPP Sesalkan Penolakan Kunjungan Prabowo Subianto ke Amerika)
(esn)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top