Kapal Induk Nuklir Kedua AS Muncul di Dekat Indonesia, Ada Apa?

Kamis, 02 Januari 2025 - 08:46 WIB
loading...
Kapal Induk Nuklir Kedua...
Kapal induk bertenaga nuklir USS Carl Vinson Amerika Serikat berlabuh di Port Klang, Malaysia sejak 29 Desember 2024. Ini merupakan kapal induk kedua AS yang mampir di dekat wilayah Indonesia tersebut dalam sebulan. Foto/Royal Malaysian Navy
A A A
JAKARTA - Kapal induk bertenaga nuklir USS Carl Vinson (CVN-70) Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) telah berlabuh di Terminal Kapal Pesiar Port Klang, Malaysia, pada 29 Desember 2024.

Ini menandai kunjungan kedua kapal induk Amerika ke negara yang berdekatan dengan Indonesia tersebut hanya dalam waktu satu bulan.

Sebelumnya, kapal induk bertenaga nuklir USS Abraham Lincoln (CVN-72) berlabuh ke terminal yang sama pada 23 November 2024, dan tercatat sebagai kapal induk pertama AS yang melakukannya sejak 2012.

Baca Juga: Kapal Induk Nuklir AS Tinggalkan Timur Tengah dan Dekati Indonesia, Ada Apa?

USS Carl Vinson, bersama dengan kelompok penyerangnya—termasuk kapal penjelajah berpeluru kendali USS Princeton (CG-9) dan kapal perusak berpeluru kendali USS Sterett (DDG-104) dan USS William P Lawrence (DDG-110)—tiba di pelabuhan dekat Ibu Kota Malaysia, Kuala Lumpur, tepat setelah matahari terbit.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk memperkuat hubungan pertahanan AS-Malaysia, yang telah menjadi fokus utama dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam siaran pers Angkatan Laut Amerika, komandan Kelompok Penyerang Kapal Induk Pertama Laksamana Muda Michael Wosje menyoroti pentingnya kunjungan tersebut, dengan menyatakan: “Malaysia adalah mitra utama bagi kami di Indo-Pasifik. Kunjungan kami menegaskan pentingnya kemitraan ini bagi Amerika Serikat.”

“Mengunjungi Port Klang memberi kami kesempatan penting dan unik untuk berkolaborasi dengan rekan-rekan Angkatan Laut Kerajaan Malaysia, terus membangun kemitraan strategis dan saling menguntungkan, sekaligus memberi para pelaut waktu senggang yang layak untuk menjelajahi daerah tersebut dan membangun koneksi dalam komunitas,” paparnya, yang dilansir EurAsian Times, Kamis (2/1/2025).

Meskipun lamanya USS Carl Vinson singgah di pelabuhan belum ditentukan, kapal induk tersebut diperkirakan akan tetap berada di Malaysia hingga Tahun Baru 2025. Kunjungan pelabuhan yang biasa dilakukan oleh kapal induk AS berlangsung sekitar empat hari, seperti yang terlihat selama persinggahan empat hari USS Abraham Lincoln pada bulan November.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved