Siapa Itu RSF, Kelompok Bengis yang Bantai Massal Warga Sipil Sudan?

Minggu, 02 November 2025 - 09:40 WIB
loading...
Siapa Itu RSF, Kelompok...
RSF, kelompok paramiliter yang dilaporkan telah membantai massal warga sipil Sudan di El-Fasher. Foto/Screenshot video Al Jazeera
A A A
EL-FASHER - Rapid Support Forces (RSF) atau Pasukan Dukungan Cepat merupakan kelompok paramiliter yang ramai diberitakan media internasional setelah dilaporkan membantai sekitar 2.000 warga sipil di El-Fasher, Sudan.

Kelompok itulah yang terlibat perang saudara melawan pasukan militer pemerintah Sudan sejak 2023. Anehnya, RSF dulunya adalah sekutu pasukan pemerintah, yang kemudian berubah menjadi musuh terkuat dan mendapat dukungan kekuatan asing.

Siapa Itu RSF?


RSF dulunya adalah gabungan para milisi Janjaweed. Mereka memang pernah dioperasikan oleh pemerintah Sudan selama Perang Darfur dan direstrukturisasi sebagai organisasi paramiliter pada Agustus 2013. Pada tahun yang sama, perang saudara pecah dan RSF berbalik menjadi musuh pasukan pemerintah.

Ideologi RSF mencakup nasionalisme Arab dan anti-Islamisme. Mereka sering digambarkan oleh para akademisi sebagai supremasi Arab.

Baca Juga: El-Fasher Jatuh ke Tangan RSF, Ribuan Warga Sipil Sudan Berada dalam Bahaya Besar

RSF diketahui telah melakukan serangan bermotif rasial terhadap etnis non-Arab di Sudan, dan dalam beberapa kasus telah mengeksekusi ribuan warga sipil tak bersenjata.

Selain terlibat perang saudara Sudan, RSF juga diketahui pernah berperang melawan kelompok Houthi dalam perang saudara Yaman.

RSF awalnya dikelola oleh Badan Intelijen dan Keamanan Nasional, dan selama Perang Darfur, mereka dikomandoi oleh Angkatan Bersenjata Sudan (SAF).

Komandan RSF adalah Jenderal Muhamed Hamdan Dagalo alias Hemedti. Jenderal Hemedti memimpin sejak Juni 2019.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
UEA Bayar Tentara Bayaran...
UEA Bayar Tentara Bayaran Kolombia untuk Membantu Militan Sudan Bunuh Warga Sipil
Putra Mahkota Arab Saudi...
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Surati 'Sheikh Mata-mata' UEA soal Yaman dan Sudan
Laporan Investigasi:...
Laporan Investigasi: Tentara Bayaran Kolombia Gabung RSF dalam Perang Sudan, Digaji UEA
Sudan dan Palestina...
Sudan dan Palestina Jadi Negara Paling Rawan Konflik pada 2026, Apa Pemicunya?
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang, Salah Satunya Disebut Konflik Abadi
Terima Dubes Yassir...
Terima Dubes Yassir Mohamed, Baznas Perkuat Sinergi Bantuan Kemanusiaan untuk Sudan
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Putin: Ukraina Minta...
Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan
Rekomendasi
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
Sah! Berikut Jajaran...
Sah! Berikut Jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia Periode 2026-2030
Ini Makna Logo HUT ke-81...
Ini Makna Logo HUT ke-81 RI yang Telah Resmi Diluncurkan
Berita Terkini
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Infografis
Siapa yang Menang dalam...
Siapa yang Menang dalam Perang Gaza, Hamas atau Netanyahu?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved