Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB
loading...
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi punya senjata nuklir, banyak negara khawatir. Foto/X
A A A
RIYADH - Pemerintahan Presiden AS Donald Trump mendukung pakta energi nuklir dengan Riyadh yang memungkinkan Arab Saudi untuk memperkaya uranium dan memproses bahan bakar atom bekas, kata dua sumber, sebuah langkah yang mungkin membuat negara-negara regional khawatir tentang proliferasi senjata.

Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?

1. Timur Tengah Sangat Rawan Konflik

Melansir Reuters, Washington dan Riyadh telah bertahun-tahun membahas kesepakatan kerja sama nuklir yang akan memberi Arab Saudi akses ke teknologi AS dan perusahaan Amerika kesempatan untuk memenangkan kontrak besar untuk fasilitas energi atom Saudi.

Seperti biasa dengan teknologi nuklir, kekhawatiran tentang keamanan, proliferasi senjata, dan komplikasi politik di wilayah yang rawan konflik telah menjadi perhatian utama.

Seperti semua penandatangan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT), Arab Saudi telah berkomitmen untuk tidak mengembangkan bom atom dan menyetujui inspeksi internasional. Tetapi Washington secara tradisional mencari perlindungan tambahan.



Dua sumber mengatakan kepada Reuters minggu ini bahwa pemerintahan Trump sekarang siap untuk menyerahkan perjanjian tersebut kepada Kongres.

Namun, sumber-sumber tersebut mengatakan bahwa pakta tersebut tidak mencakup "standar emas" yang melarang Arab Saudi untuk memperkaya uranium dan memproses bahan bakar atom bekas — keduanya merupakan jalur yang memungkinkan untuk membuat material untuk hulu ledak — atau "protokol tambahan" pengawasan internasional tambahan.

Pengabaian tersebut kemungkinan akan membuat khawatir sekutu AS di Timur Tengah, termasuk Israel, dan menimbulkan pertanyaan tentang konsistensi, karena salah satu pembenaran perang AS terhadap Iran tahun ini adalah penolakannya untuk menghentikan program pengayaan uranium.

Mungkin juga ada penentangan di Kongres, di mana para anggota sebelumnya telah menuntut pengamanan ketat pada setiap kesepakatan.

2. Nuklir Jadi Agenda Militer Arab Saudi

Sebagai pengekspor minyak terbesar di dunia, Arab Saudi mungkin tidak tampak sebagai kandidat yang jelas untuk tenaga nuklir, tetapi negara ini bertujuan untuk mengurangi emisi karbon dan membebaskan minyak mentah untuk diekspor di bawah rencana ekonomi Visi 2030 Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Administrasi Informasi Energi AS mengatakan pada tahun 2024 bahwa 68% listrik Saudi dihasilkan dengan membakar gas dan 32% dengan membakar minyak, dengan 1,4 juta barel minyak mentah per hari digunakan untuk pembangkit listrik selama bulan puncak Juni.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Perang Semakin Sengit,...
Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran
Rekomendasi
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
Berita Terkini
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani dan Istrinya Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Arab Saudi Tegas Dukung...
Arab Saudi Tegas Dukung Pendirian Negara Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved