Siapa Itu RSF, Kelompok Bengis yang Bantai Massal Warga Sipil Sudan?

Minggu, 02 November 2025 - 09:40 WIB
loading...
A A A
Sejak merebut kota El-Fasher, RSF dilaporkan membunuh ratusan hingga ribuan warga sipil tak bersenjata dalam serangan bermotif etnis. Kelompok ini juga dituduh memburu individu-individu tertentu, menahan warga sipil, dan baru membebaskan mereka setelah menerima uang tebusan—sebuah pola yang konsisten dengan apa yang terjadi setelah RSF mengambil alih kota-kota besar lainnya.

Laboratorium Penelitian Kemanusiaan Universitas Yale menyatakan bahwa tingkat kekerasan tersebut sebanding dengan 24 jam pertama genosida Rwanda.

Sebagian besar informasi tentang kekejaman tersebut terungkap dari rekaman video—sebagian besar direkam oleh RSF sendiri.

Video-video yang beredar menunjukkan puluhan pria tak bersenjata ditembak atau tergeletak tewas, dikelilingi oleh para milisi RSF, menurut PBB.

Secara terpisah, rekaman yang dibagikan oleh aktivis pro-demokrasi tampak memperlihatkan mayat-mayat berserakan di tanah di samping kendaraan-kendaraan yang terbakar.

Dalam sebuah laporan yang dirilis pada Selasa, laboratorium Universitas Yale mengatakan El Fasher tampaknya sedang melakukan proses pembersihan etnis yang sistematis dan disengaja terhadap komunitas non-Arab pribumi Fur, Zaghawa, dan Berti melalui pemindahan paksa dan eksekusi singkat.

Para analis juga mengidentifikasi apa yang tampak seperti "operasi pembersihan dari pintu ke pintu" di seluruh kota, di mana para militan mendatangi rumah ke rumah-rumah dan melakukan serangkaian tindakan kekerasan.

Tim Yale mengatakan citra satelit juga menunjukkan "kelompok-kelompok" besar yang konsisten dengan tubuh manusia dewasa dan perubahan warna merah di tanah.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
UEA Bayar Tentara Bayaran...
UEA Bayar Tentara Bayaran Kolombia untuk Membantu Militan Sudan Bunuh Warga Sipil
Putra Mahkota Arab Saudi...
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Surati 'Sheikh Mata-mata' UEA soal Yaman dan Sudan
Laporan Investigasi:...
Laporan Investigasi: Tentara Bayaran Kolombia Gabung RSF dalam Perang Sudan, Digaji UEA
Sudan dan Palestina...
Sudan dan Palestina Jadi Negara Paling Rawan Konflik pada 2026, Apa Pemicunya?
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang, Salah Satunya Disebut Konflik Abadi
Terima Dubes Yassir...
Terima Dubes Yassir Mohamed, Baznas Perkuat Sinergi Bantuan Kemanusiaan untuk Sudan
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Walkot New York Mamdani...
Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap
Rekomendasi
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Sinopsis The Value of...
Sinopsis The Value of Patience: Perjuangan Alex Mengejar Cinta dan Masa Depan
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
Siapa yang Menang dalam...
Siapa yang Menang dalam Perang Gaza, Hamas atau Netanyahu?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved