Sudan dan Palestina Jadi Negara Paling Rawan Konflik pada 2026, Apa Pemicunya?

Kamis, 18 Desember 2025 - 04:10 WIB
loading...
Sudan dan Palestina...
Palestina jadi negara paling rawan konflik pada 2026. Foto/X
A A A
GAZA - Kekacauan global yang semakin meningkat mengancam akan memperdalam krisis kemanusiaan di seluruh dunia, dengan Sudan dan Palestina menghadapi risiko terbesar. Kedua negara tersebut sekali lagi menduduki puncak Daftar Pantauan Darurat Komite Penyelamatan Internasional (IRC), versi 2026.

Laporan tentang 20 krisis teratas dunia memperingatkan bahwa tren yang berbeda dari meningkatnya bencana dan menyusutnya pendanaan menandakan munculnya "kekacauan dunia baru" yang menggantikan tatanan berbasis aturan pasca Perang Dunia II.

Sudan dan Palestina Jadi Negara Paling Rawan Konflik pada 2026, Apa Pemicunya?

1. Kekacauan Melahirkan Kekacauan

"Kekacauan melahirkan kekacauan," kata presiden IRC, David Miliband. "Daftar Pantauan tahun ini adalah bukti penderitaan tetapi juga peringatan: tanpa tindakan mendesak dari mereka yang memiliki kekuasaan untuk membuat perbedaan, tahun 2026 berisiko menjadi tahun paling berbahaya."

Laporan tersebut menyatakan bahwa kondisi kekacauan global yang baru ditandai oleh “meningkatnya persaingan geopolitik, pergeseran aliansi, dan pembuatan kesepakatan transaksional”, yang telah berkonspirasi untuk menciptakan “serangkaian krisis dan terkikisnya dukungan bagi kelompok yang paling rentan di dunia”.

Baca Juga: 10 Pangkalan Militer Rahasia di Dunia, dari Bawah Tanah hingga Tersembunyi di Wilayah Antah Berantah

2. Hak Veto Jadi Biang Kerok

Laporan tersebut menunjukkan bahwa “lonjakan hak veto” di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) telah menghambat respons di Sudan dan Palestina.

Rusia secara teratur menghalangi gencatan senjata di Sudan, sementara Amerika Serikat berulang kali memveto gencatan senjata Gaza sebelum menyusun rencana perdamaian dengan dukungan aktor regional awal tahun ini.

3. 20 Negara Masuk dalam Daftar Konflik

20 negara dalam daftar pantauan, yang juga mencakup Sudan Selatan, Ethiopia, Haiti, Myanmar, dan Republik Demokratik Kongo, hanya mencakup 12 persen dari populasi dunia, tetapi mencakup 89 persen dari hampir 300 juta orang di seluruh dunia yang membutuhkan bantuan kemanusiaan, demikian bunyi laporan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Wow, Jepang Akan Uji...
Wow, Jepang Akan Uji Coba Penambangan Mineral Tanah Jarang 6 Km di Bawah Laut
Rekomendasi
PGE Raih Fasilitas Pendanaan...
PGE Raih Fasilitas Pendanaan USD75 Juta Percepat Proyek Panas Bumi
Beli Samsung Galaxy...
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat! Nikmati Promo Spesial Kartu Kredit BRI
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Berita Terkini
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved