Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang, Salah Satunya Disebut Konflik Abadi

Minggu, 07 Desember 2025 - 18:08 WIB
loading...
Kaleidoskop 2025: 13...
Perang Ukraina dan Rusia menjadi konflik paling menjadi perhatian pada 2025. Foto/X
A A A
GAZA - Perang menciptakan kebutuhan kemanusiaan yang besar, seringkali membuat orang tidak dapat bekerja atau mengakses makanan. Konflik membebani sistem layanan kesehatan dan membuat jutaan anak tidak bersekolah.

Konflik juga menciptakan ruang hampa bagi bentuk-bentuk kekerasan terkait (terutama terhadap perempuan) dan dapat menyebabkan masalah psikologis dan emosional seumur hidup, meskipun pertempuran tersebut hanya berlangsung sebentar.

Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang, Salah Satunya Disebut Konflik Abadi

1. Afghanistan

Meskipun pembangunan telah mencapai kemajuan dalam beberapa tahun terakhir, Afghanistan masih berada dalam kondisi yang sangat rapuh setelah hampir empat dekade mengalami ketidakstabilan.

Melansir Concern, kekerasan terus menghambat pembangunan negara tersebut, dengan hampir dua pertiga penduduk Afghanistan tinggal di wilayah yang terdampak langsung oleh konflik. Antara tahun 2009 dan 2022, Dewan Hubungan Luar Negeri memperkirakan terdapat 111.000 korban sipil di Afghanistan.

Hal ini juga berkontribusi pada kebutuhan kemanusiaan di negara tersebut, dengan hampir separuh dari seluruh warga Afghanistan membutuhkan bantuan. Pada tahun 2025, PBB memperkirakan bahwa 22,9 juta orang membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Baca Juga: Apa Yang Akan Terjadi jika AS Menyerang Venezuela?

2. Chad

Chad telah mengalami beberapa konflik serupa yang memengaruhi Sahel (lihat di bawah). Namun, terdapat konflik antarkomunitas yang lebih besar yang berpusat di Cekungan Danau Chad yang telah memengaruhi wilayah tersebut (yang juga mencakup sebagian Kamerun, Nigeria, dan Niger) selama 15 tahun terakhir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
ANCAMAN KERAS IRAN!...
ANCAMAN KERAS IRAN! Kirim Pesan Menghancurkan, Tantang AS Perang Terbuka!
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Nah, Israel Tangkap...
Nah, Israel Tangkap Pria AS karena Jadi Mata-Mata untuk Iran
Rekomendasi
Prabowo Ingatkan Gaji...
Prabowo Ingatkan Gaji Polisi Berasal dari Uang Rakyat: Jangan Justru Menyusahkan
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah Tipis ke Level 5.640 Pagi Ini
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Berita Terkini
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Momen Besar yang Guncang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved