4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS

Kamis, 23 Juli 2026 - 04:40 WIB
loading...
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
Gunung Pickaxe diduga sebagai lokasi penyimpanan senjata nuklir Iran. Foto/X/@BlakeH52409
A A A
TEHERAN - Presiden Donald Trump terus mengklaim bahwa AS akan menyerang Gunung Pickaxe Iran – mengalihkan perhatian ke situs nuklir bawah tanah yang diduga tempat Israel percaya Teheran menyimpan sebagian dari persediaan uranium yang diperkaya dan sentrifugal pengayaan canggihnya.

“Kita kemungkinan besar akan menyerang daerah itu segera. Dan tidak ada yang bisa mereka lakukan,” kata Trump pada hari Selasa.

Sebagai tanggapan, Teheran memperingatkan bahwa setiap serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran akan dianggap sebagai perluasan perang di kawasan itu, media pemerintah melaporkan pada Rabu pagi.

4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS

1. Fasilitas Nuklir 100 Meter di Bawah Gunung

Melansir CNN, gunung Pickaxe adalah fasilitas yang sangat terbentengi yang terletak jauh di bawah tanah di tengah negara, sekitar satu mil di selatan fasilitas pengayaan uranium Natanz yang sebelumnya dibom oleh AS dan Israel – menjadikannya target yang sulit bagi AS dan Israel, dan untuk operasi darat potensial apa pun.

Fasilitas tersebut terkubur setidaknya 100 meter (328 kaki) di bawah gunung besar yang disebut Kuh-e Kolang Gaz La, dengan Kolang yang berarti Pickaxe, menurut Institut Sains dan Keamanan Internasional (ISIS).

Pembangunan fasilitas dimulai pada tahun 2020; pada saat itu, Iran menyatakan fasilitas tersebut kepada Badan Energi Atom Internasional PBB sebagai fasilitas masa depan untuk merakit sentrifugal yang membuat bahan bakar nuklir.


2. Pintu Masuknya Terbuat dari Beton

Fasilitas tersebut sebagian besar diselimuti misteri; tidak ada skema yang tersedia untuk umum, dan para ahli sebagian besar memperoleh wawasan mereka dengan menganalisis citra satelit. Melalui gambar-gambar ini, ISIS mengatakan dalam sebuah laporan baru-baru ini, kita tahu fasilitas tersebut memiliki beberapa kompleks terowongan, perimeter keamanan yang besar, dan pintu masuk yang telah diperkuat dengan beton untuk perlindungan dari potensi serangan udara.

Fasilitas tersebut diyakini belum beroperasi, dengan konstruksi yang sedang berlangsung. Upaya tersebut mungkin telah meningkat dalam setahun terakhir, dengan konstruksi meningkat setelah Israel dan AS menargetkan fasilitas nuklir Iran lainnya pada Juni 2025. Di antara fasilitas yang diserang adalah kompleks pengayaan uranium Natanz, hanya beberapa mil dari Gunung Pickaxe.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Perang AS-Iran Memanas,...
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps.22: Momen Romantis Elio yang Berniat Melamar Arumi Berubah Menjadi Mimpi Buruk
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Harga Pangan Naik saat...
Harga Pangan Naik saat Sekolah Dimulai dan MBG Bergulir Lagi, Ekonom: Sinyal Positif bagi Ekonomi Rakyat
Berita Terkini
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved