33 Kota Pegunungan di Italia Kurang Penduduk, Beri Hibah Rp1,7 Miliar bagi Orang yang Pindah ke Sana

Minggu, 23 Maret 2025 - 15:20 WIB
loading...
33 Kota Pegunungan di...
33 kota pegunungan di Italia beri hibah Rp1,7 miliar bagi orang yang mau pindah ke sana. Foto/Xinhua/Li Jing
A A A
ROMA - Pernahkah Anda memimpikan rumah di sebelah resor ski, kebun anggur, atau mata air panas?

Wilayah Italia utara yang dikenal sebagai Trentino, atau secara resmi Provinsi Otonom Trento, akan membayar penduduk Italia atau warga Italia yang tinggal di luar negeri untuk merenovasi salah satu dari banyak rumah kosong di wilayah pertemuan Pegunungan Dolomit dan Pegunungan Alpen. Dana hibah tersebut terdiri dari €80.000 untuk renovasi dan €20.000 untuk biaya pembelian properti dengan total €100.000 atau setara Rp1,7 miliar.

Namun, ada syaratnya.

Siapa pun yang menandatangani kesepakatan tersebut harus tinggal di sana selama 10 tahun atau menyewakan properti tersebut selama jangka waktu tersebut, atau berisiko harus membayar kembali dana hibah tersebut.

33 kota yang dipertimbangkan untuk proyek ini, yang diharapkan akan mendapatkan persetujuan akhir dalam beberapa minggu mendatang, semuanya berada di ambang kepunahan karena jumlah rumah kosong dan kosong melebihi jumlah rumah yang dihuni.

Ini adalah taktik terbaru Italia untuk melawan depopulasi desa dan dusun yang termasuk dalam undang-undang anggaran nasional 2024 yang menciptakan dana sebesar €30 juta untuk dibagikan ke kotamadya dengan penduduk kurang dari 5.000 jiwa yang telah diidentifikasi menderita secara ekonomi dan sosial karena depopulasi.

Itu bisa berarti kota dengan populasi yang seluruhnya lanjut usia yang telah menyebabkan penutupan sekolah atau bahkan kurangnya fasilitas seperti toko kelontong dan pompa bensin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Bumi Eropa Membara,...
Bumi Eropa Membara, Dunia Memilih Bisu: Pelajaran dari Gelombang Panas yang Tak Lagi Anomali
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Terbang ke Israel, Pesawat...
Terbang ke Israel, Pesawat Komersial Polandia Kirim Sinyal Pembajakan
Rekomendasi
Minat Gen Z Meningkat,...
Minat Gen Z Meningkat, Diaspora RI Hadirkan Ruang Belajar tentang Jepang
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Inggris vs DR Kongo:...
Inggris vs DR Kongo: Gol Kilat Brian Cipenga Kejutkan The Three Lions
Berita Terkini
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Infografis
Ini Tersangka Serangan...
Ini Tersangka Serangan Mobil yang Tewaskan 15 Orang di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved