Wali Kota Istanbul Dipenjara, Ribuan Warga Turki Berdemonstrasi Lawan Kebijakan Erdogan

Minggu, 23 Maret 2025 - 18:33 WIB
loading...
Wali Kota Istanbul Dipenjara,...
Ribuan warga berdemonstrasi lawan kebijakan Presiden Erdogan. Foto/X/@DarioNardella
A A A
ISTANBUL - Pengadilan Turki memerintahkan Wali kota Istanbul Ekrem Imamoglu dipenjara pada hari Minggu sambil menunggu persidangan. Itu memicu protes massal melanda negara itu terhadap penahanannya atas tuduhan korupsi dan hubungan terorisme.

Jaksa meminta pengadilan untuk memenjarakan Imamoglu – pesaing politik utama Presiden Recep Tayyip Erdogan – dan empat ajudannya sambil menunggu persidangan, kata kantornya, menurut kantor berita Reuters. Imamoglu telah menghadapi pemeriksaan di pengadilan pada hari Sabtu setelah penahanannya oleh otoritas Turki minggu lalu memicu beberapa protes terbesar di negara itu dalam lebih dari satu dekade.

Puluhan ribu orang telah turun ke jalan di lebih dari selusin kota di seluruh negeri sejak hari Kamis, termasuk kota metropolitan Istanbul dan ibu kota Ankara, dalam demonstrasi yang sebagian besar damai terhadap penahanan Imamoglu.

Pada hari Minggu, pengadilan secara resmi menangkap dan memenjarakan Imamoglu atas tuduhan terkait korupsi, menurut CNN Turk. Perintah tersebut tidak terkait dengan penyelidikan terpisah atas dugaan membantu Partai Pekerja Kurdistan (PKK) dan Persatuan Komunitas Kurdistan (KCK), yang dianggap Turki sebagai organisasi teroris.

Imamoglu dan sekitar 100 orang lainnya yang terkait dengannya dituduh sebagai anggota organisasi kriminal, pemerasan, penyuapan, dan penipuan yang diperparah, menurut pernyataan dari kantor kejaksaan Istanbul, kantor berita milik pemerintah Anadolu melaporkan.

Baca Juga: Gencatan Senjata Versi Trump Jadi Pertaruhan Besar Putin

Para pendukungnya mengecam penahanan tersebut sebagai bermotif politik dan bagian dari tindakan keras pemerintah yang sedang berlangsung terhadap oposisi menyusul kekalahan besar Partai Keadilan dan Pembangunan (AK Party) Erdogan dalam pemilihan lokal dan wali kota tahun lalu. Banyak yang percaya langkah tersebut ditujukan untuk menyingkirkan semua calon yang mungkin menjelang pemilihan presiden berikutnya untuk negara berpenduduk sekitar 85 juta jiwa, dan anggota NATO tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Iran Bersumpah Bikin...
Iran Bersumpah Bikin Pangkalan Militer AS di Timur Tengah seperti Neraka
Rekomendasi
Komitmen Nol Emisi FIFA...
Komitmen Nol Emisi FIFA Tercoreng Jet Pribadi Infantino di Piala Dunia 2026
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Berita Terkini
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Infografis
Presiden Turki Erdogan...
Presiden Turki Erdogan Desak Umat Islam Bersatu Melawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved