Pendukung Imran Khan Gagalkan Rencana Pengepungan Islamabad
Rabu, 27 November 2024 - 18:20 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Mayoritas Warga Israel Tidak Percaya Hizbullah Dikalahkan Tentara Zionis
Semalam BBC berbicara dengan dua sumber di rumah sakit terdekat yang mengatakan bahwa mereka telah menerima empat jenazah warga sipil dengan luka tembak.
BBC belum memverifikasi laporan tersebut secara independen. Menteri informasi Pakistan mengatakan bahwa pihak berwenang menolak menembaki para pengunjuk rasa.
Islamabad telah dikunci, dengan kehadiran keamanan yang besar dikerahkan untuk mengantisipasi bentrokan dengan konvoi pendukung PTI.
BBC melaporkan konvoi tersebut dipimpin oleh pemimpin PTI Ali Amin Gandapur dan istri Khan, Bushra Bibi, yang dibebaskan dari penjara pada bulan Oktober dan sejak itu mengambil peran yang lebih menonjol dalam upaya memobilisasi dukungan untuk Khan.
Laporan mengatakan Gandapur dan Bushra Bibi telah meninggalkan Islamabad dan kembali ke provinsi Khyber Pakhtunkhwa, tempat konvoi mereka berasal.
Para pengunjuk rasa dilaporkan telah menanggapi panggilan "terakhir" dari Khan, yang meminta mereka untuk "berjuang sampai akhir" hingga tuntutan mereka dipenuhi.
Semalam BBC berbicara dengan dua sumber di rumah sakit terdekat yang mengatakan bahwa mereka telah menerima empat jenazah warga sipil dengan luka tembak.
BBC belum memverifikasi laporan tersebut secara independen. Menteri informasi Pakistan mengatakan bahwa pihak berwenang menolak menembaki para pengunjuk rasa.
Islamabad telah dikunci, dengan kehadiran keamanan yang besar dikerahkan untuk mengantisipasi bentrokan dengan konvoi pendukung PTI.
BBC melaporkan konvoi tersebut dipimpin oleh pemimpin PTI Ali Amin Gandapur dan istri Khan, Bushra Bibi, yang dibebaskan dari penjara pada bulan Oktober dan sejak itu mengambil peran yang lebih menonjol dalam upaya memobilisasi dukungan untuk Khan.
Laporan mengatakan Gandapur dan Bushra Bibi telah meninggalkan Islamabad dan kembali ke provinsi Khyber Pakhtunkhwa, tempat konvoi mereka berasal.
Para pengunjuk rasa dilaporkan telah menanggapi panggilan "terakhir" dari Khan, yang meminta mereka untuk "berjuang sampai akhir" hingga tuntutan mereka dipenuhi.
Lihat Juga :