Pendukung Imran Khan Gagalkan Rencana Pengepungan Islamabad

Rabu, 27 November 2024 - 18:20 WIB
loading...
A A A
Tujuan mereka adalah D-Chowk di dekat gedung-gedung pemerintah pusat di Islamabad, dan lokasi demonstrasi dan protes politik sejak tahun 1980-an.

Namun, hanya beberapa pengunjuk rasa yang berhasil sampai sejauh itu.

Pada Selasa malam - hanya beberapa jam setelah pengunjuk rasa pertama kali mencapai alun-alun - petugas keamanan telah berhasil membersihkan area tersebut. Saat hari mulai gelap, lampu-lampu dimatikan - hanya polisi dan tentara paramiliter yang tertinggal.

Khan telah mendekam di penjara selama lebih dari setahun atas tuduhan yang menurutnya bermotif politik.

Bahkan dari balik jeruji besi, mantan bintang kriket itu telah membuktikan diri sebagai pemain yang kuat dalam politik Pakistan. Selama pemilihan umum pada bulan Februari, partainya, yang dilarang mencalonkan diri dan dipaksa untuk mengajukan kandidat sebagai kandidat independen, muncul sebagai blok tunggal terbesar.

Namun, mereka gagal mencapai mayoritas dan para pesaing mereka bersatu untuk membentuk pemerintahan baru.

PTI telah menyerukan agar hasil pemilu dibatalkan karena mereka mengatakan pemungutan suara itu dicurangi, klaim yang dibantah oleh pemerintah.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Presiden Korsel Lee...
Presiden Korsel Lee Jae Myung Murka Negaranya Tersingkir di Piala Dunia: Tidak Kompeten!
Rekomendasi
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Putusan Kasus Chromebook Hari Ini
MK Putuskan Pembayaran...
MK Putuskan Pembayaran Dana Pensiun Sukarela Bisa Dilakukan Sekaligus atau Berkala
Pangkormar Pimpin Sertijab...
Pangkormar Pimpin Sertijab 7 Jabatan Strategis, Danbrigif 4 Mar/BS hingga Dandenjaka
Berita Terkini
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved