Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab

Kamis, 09 Juli 2026 - 15:30 WIB
loading...
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Pesawat Boeing 737-400 milik K2 Cargo Airways yang hilang kontak ditemukan sudah hancur menjadi puing-puing di Laut Arab. Foto/X @Pk_PAA_Official
A A A
ISLAMABAD - Pesawat Boeing 737-400 milik K2 Cargo Airways yang membawa lima awak hilang kontak selama penerbangan dari Sharjah, Uni Emirat Arab, ke Karachi, Pakistan, pada Selasa malam. Setelah pencarian lebih dari 12 jam, pesawat itu ditemukan sudah hancur menjadi puing-puing di Laut Arab.

Otoritas Bandara Pakistan mengatakan bahwa tim pencarian dan penyelamatan telah menemukan dan mengidentifikasi puing-puing dari Penerbangan KTA1732 tersebut. Puing-puing pesawat ditemukan sekitar 53 mil laut di selatan Ormara, sebuah kota pesisir di provinsi Balochistan, Pakistan.

Baca Juga: Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas

Transmisi terakhir dari pilot menyatakan bahwa pesawat telah mulai "berguling atau mengapung". Berguling mengacu pada gerakan miring pesawat di sekitar sumbu longitudinalnya, sementara mengapung biasanya mengacu pada pesawat yang tidak dapat mendarat di landasan pacu karena kecepatan udara yang berlebihan atau bantalan udara di bawah sayapnya, yang berarti pesawat "mengapung" beberapa inci di atas tanah dan tidak dapat mendarat.

Pesawat yang membawa lima awak tersebut menghilang dari radar pada Selasa malam saat dalam perjalanan menuju Karachi. Data pelacakan penerbangan awal menunjukkan Boeing 737 mengalami perubahan ketinggian dan arah yang signifikan sesaat sebelum kontak terputus.

Otoritas Pakistan sebelumnya mengatakan awak pesawat telah melaporkan masalah sistem navigasi dan sedang dipandu oleh pengontrol lalu lintas udara sebelum komunikasi terputus.

Jurnalis penerbangan dan editor konsultan FlightGlobal, David Learmount, mengatakan kepada Newsweek pada Kamis (9/7/2026), bahwa jalur penerbangan yang dilaporkan tampak tidak biasa untuk penerbangan kargo rutin, dengan mengatakan pesawat melakukan manuver yang "tidak masuk akal" mengingat rute yang dilalui.

Upaya pencarian terus dilakukan untuk menemukan awak pesawat yang hilang, sementara para penyelidik diharapkan mulai memeriksa keadaan seputar hilangnya pesawat tersebut.

Dalam pernyataan yang diunggah di X pada hari Rabu, Presiden Pakistan Asif Ali Zardari menyatakan "keprihatinan dan kesedihan yang mendalam" atas hilangnya pesawat tersebut. Dia menyuarakan harapan untuk keberhasilan operasi pencarian dan penyelamatan, dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga awak pesawat.

Boeing juga merilis pernyataan yang menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga dari para awak pesawat yang kehilangan nyawa. "Dengan sangat sedih kami mengonfirmasi bahwa dua karyawan Boeing termasuk di antara mereka yang berada di dalam pesawat," katanya.

"Kami sedang berhubungan dengan keluarga mereka dan menawarkan dukungan," imbuh pernyataan Boeing.

K2 Airways merilis nama-nama lima awak pesawat yang berada di dalam penerbangan KTA1732 dalam sebuah pernyataan. Maskapai tersebut mengatakan awak pesawat terdiri dari Kapten Mohammad Rizwan Idrees, First Officer Faisal Mehmood, Load Master Muhammad Toufique Khan, serta Teknisi Arif Siddiqui dan Mohammad Hamid.

Dalam sebuah pernyataan, maskapai tersebut mengatakan, "Pesawat kehilangan kontak dengan Pengontrol Lalu Lintas Udara sekitar pukul 21.21 waktu Pakistan saat dalam perjalanan dari Sharjah ke Karachi."

Maskapai juga menyatakan bekerja sama dengan otoritas penerbangan. "Kami terus berdoa dengan sungguh-sungguh untuk keselamatan rekan-rekan kami," paparnya.

Ke Mana Pesawat Itu Menuju?


Pesawat kargo Boeing 737 tersebut mengoperasikan penerbangan kargo dari Bandara Internasional Sharjah di Uni Emirat Arab ke Bandara Internasional Jinnah di Karachi, kota terbesar dan bandara tersibuk di Pakistan.

Data pelacakan penerbangan menunjukkan pesawat tersebut telah melintasi Teluk Oman dan mendekati garis pantai Pakistan ketika kontak terputus. Posisi terakhir yang diketahui berada di atas Laut Arab, barat daya Karachi. Upaya pencarian difokuskan pada area tempat sinyal terakhir pesawat diterima.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
Pemakaman Ali Khamenei...
Pemakaman Ali Khamenei Disesaki Jutaan Pelayat, 50 Ribu Orang Jalani Perawatan Medis
Balas Dendam! Iran Gempur...
Balas Dendam! Iran Gempur Pangkalan Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Sirine Meraung-raung
Rekomendasi
Sejak Gary Iskak Meninggal,...
Sejak Gary Iskak Meninggal, Richa Novisha Masih Trauma Dengar Sirine Ambulans
Alam Bisa Singkirkan...
Alam Bisa Singkirkan Inggris dari Piala Dunia 2026
Hadir IndoBuildTech...
Hadir IndoBuildTech 2026, AM Mortar Bangun Interaksi dengan Pelanggan 
Berita Terkini
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved