Pendukung Imran Khan Gagalkan Rencana Pengepungan Islamabad

Rabu, 27 November 2024 - 18:20 WIB
loading...
Pendukung Imran Khan...
Pendukung mantan PM Pakistan Imran Khan membatalkan rencana pengepungan Islamabad. Foto/X/@MarioNawfal
A A A
ISLAMABAD - Pendukung oposisi di Pakistan untuk sementara waktu membatalkan protes yang menuntut pembebasan mantan perdana menteri Imran Khan yang dipenjara, sehari setelah menggelar pawai di pusat Islamabad.

Para pengunjuk rasa telah bersumpah untuk tidak meninggalkan ibu kota sampai Khan dibebaskan. Namun saat mereka menerobos penghalang dan menuju ke Democracy Square pada hari Selasa, mereka dipukul mundur oleh polisi dan disambut dengan tembakan gas air mata.

Setidaknya enam orang - empat petugas keamanan dan dua warga sipil - tewas dalam bentrokan selama protes terbaru, yang dimulai pada hari Minggu.

Partai Khan, Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI), mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu bahwa protes tersebut telah "ditangguhkan sementara" karena "kebrutalan pemerintah".

Penindakan terhadap para pengunjuk rasa berlangsung cepat. Meskipun para pendukung Khan berhasil mencapai pusat kota, pada hari Selasa matahari terbenam, pihak berwenang telah membubarkan mereka.

Seorang sumber pemerintah mengatakan kepada media lokal bahwa polisi telah menangkap lebih dari 500 pendukung PTI dan menteri dalam negeri mengatakan bahwa istrinya Bushra Bibi, yang menjadi pusat protes tersebut, telah meninggalkan daerah tersebut.

PTI mengklaim bahwa beberapa pekerja partai mereka tewas selama penindakan tersebut dan meminta penyelidikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
Ikuti Arab Saudi, Kuwait...
Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Ini Alasan Wali Kota...
Ini Alasan Wali Kota New York Mamdani Bersikeras Tangkap Netanyahu
Rekomendasi
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
Terungkap Rencana Rahasia...
Terungkap Rencana Rahasia Golden Dome, Perisai Rudal Canggih AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved