Foto Bersama Para Pemimpin G20 Diambil Tanpa Biden, Alasannya Memalukan

Rabu, 20 November 2024 - 07:45 WIB
loading...
Foto Bersama Para Pemimpin...
Para pemimpin G20 berfoto bersama tanpa Presiden AS Joe Biden pada sesi pertama foto keluarga di KTT itu. Foto/anadolu
A A A
RIO DE JANEIRO - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden yang akan lengser akhirnya berhasil menjadi bagian dari foto grup kedua para pemimpin G20 di KTT di Brasil, setelah muncul terlambat pada kali pertama.

"Potret keluarga" hari Senin di Rio de Janeiro akhirnya diambil tanpa Biden dan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau. Alasannya, kedua pemimpin itu muncul di tempat yang tepat, tetapi setelah jadwal pemotretan.

"Biden terlambat, dan kelompok itu memutuskan untuk tidak menunggunya! Selamat datang di dunia multipolar!" tulis kolumnis S L Kanthan di X, di samping potret grup yang terpotong.

Dia juga mencatat Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman Olaf Scholz diturunkan ke baris kedua, sementara para pemimpin Brasil, India, Afrika Selatan, dan China berada di depan.

“Biden dan Trudeau melewatkan sesi foto hari Senin karena masalah logistik," ungkap seorang pejabat senior AS kepada AP dengan syarat anonim.

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni juga tidak hadir, tanpa penjelasan.

Dalam "foto keluarga" kedua, yang diambil pada hari Selasa, Biden ditempatkan di depan dan di tengah, di antara Trudeau dan Perdana Menteri India Narendra Modi.

Meloni berdiri di sebelah kanan Trudeau, di samping Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang tampil di baris depan dalam kedua foto tersebut.

AP menggambarkan kecelakaan hari Senin sebagai "konyol" dan mengatakan hal itu "tampaknya melambangkan memudarnya pengaruh pria berusia 81 tahun itu" saat dunia bersiap untuk masa jabatan presiden kedua Donald Trump, mantan dan calon pemimpin AS.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov yang mewakili Moskow pada pertemuan puncak di Rio de Janeiro, ada dalam foto tersebut pada hari Senin, tetapi tidak pada hari Selasa.

Dia menggambarkan pertemuan puncak tersebut sebagai "sangat positif" dan mencatat Barat gagal mendorong "agenda Ukraina" dalam komunike terakhir.

“G20 telah sepakat membentuk badan koordinasi baru guna memerangi kelaparan dan kemiskinan global, yang telah diikuti Rusia,” ungkap Lavrov pada hari Selasa (19/11/2024).

Dia mencatat Moskow telah menjadi "pemasok global yang andal dan terkemuka" untuk makanan dan energi.

Menteri luar negeri Rusia juga menyampaikan prakarsa Kemitraan Eurasia Raya dari Presiden Vladimir Putin, wahana untuk menghubungkan Eropa dan Asia serta menjamin stabilitas dan keamanan, dalam pertemuan puncak tersebut.

Baca juga: Putin Sahkan Doktrin Nuklir Rusia yang Baru, Ancaman Nyata bagi Barat dan Sekutunya
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Hunter Biden Tantang...
Hunter Biden Tantang Putra-putra Trump untuk Pertandingan Tinju
Brasil Tetapkan 2 Syarat...
Brasil Tetapkan 2 Syarat untuk Gabung Dewan Perdamaian Trump, Apa Saja?
Ekonomi RI 5,61% Tertinggi...
Ekonomi RI 5,61% Tertinggi di G20, Airlangga Akui Berkat Momentum Ramadan dan Lebaran
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Abaikan AS, Netanyahu...
Abaikan AS, Netanyahu Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan Israel dari Lebanon
Rekomendasi
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Para Pemimpin Negara...
Para Pemimpin Negara yang Pernah Dijebloskan ke Penjara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved