Perang Paling Mematikan di Lebanon sejak 2006, 182 Orang Tewas Akibat Serangan Israel

Senin, 23 September 2024 - 21:15 WIB
loading...
Perang Paling Mematikan...
Serangan Israel ke Lebanon menewaskan 182 orang. Foto/AP
A A A
BEIRUT - Serangan Israel pada Senin (23/9/2024) menewaskan lebih dari 180 warga Lebanon dalam rentetan serangan paling mematikan sejak perang Israel-Hizbullah tahun 2006.

Militer Israel memperingatkan penduduk di Lebanon selatan dan timur untuk mengungsi dari rumah mereka menjelang perluasan kampanye udara terhadap Hizbullah.

Ribuan warga Lebanon mengungsi ke selatan, dan jalan raya utama keluar dari kota pelabuhan selatan Sidon macet dengan mobil-mobil yang menuju Beirut dalam eksodus terbesar sejak pertempuran tahun 2006. Lebih dari 700 orang lainnya terluka dalam serangan itu — jumlah korban dalam satu hari yang mengejutkan bagi negara yang masih terguncang dari serangan mematikan terhadap perangkat komunikasi minggu lalu.

Pemerintah memerintahkan sekolah dan universitas untuk tutup pada hari Selasa di sebagian besar negara dan mulai menyiapkan tempat penampungan bagi orang-orang yang mengungsi dari selatan.

Militer Israel mengumumkan bahwa mereka menyerang sekitar 300 target pada hari Senin, dengan mengatakan bahwa mereka akan menyerang lokasi senjata Hizbullah. Beberapa serangan menghantam daerah pemukiman di kota-kota di selatan dan Lembah Bekaa di timur. Satu serangan menghantam daerah hutan sejauh Byblos di Lebanon tengah, lebih dari 80 mil dari perbatasan utara Beirut.

Melansir AP, militer Israel mengatakan bahwa mereka memperluas serangan udara untuk mencakup daerah lembah di sepanjang perbatasan timur Lebanon dengan Suriah. Hizbullah telah lama memiliki kehadiran yang mapan di lembah tersebut, dan di sanalah kelompok tersebut didirikan pada tahun 1982 dengan bantuan Garda Revolusi Iran.

Juru bicara militer Israel Laksamana Muda Daniel Hagari mengulangi peringatan yang mendesak penduduk untuk segera mengungsi dari daerah tempat Hizbullah menyimpan senjata, termasuk di lembah tersebut.

Baca Juga; Tak Ingin Bernasib seperti Hizbullah, Garda Revolusi Iran Tidak Lagi Gunakan Perangkat Komunikasi

Sementara itu, Hizbullah mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka menembakkan puluhan roket ke sebuah pos militer Israel di Galilea. Mereka juga menargetkan fasilitas perusahaan pertahanan Rafael, yang berkantor pusat di Haifa, untuk hari kedua.

Saat Israel melakukan serangan tersebut, otoritas Israel melaporkan serangkaian sirene serangan udara di Israel utara yang memperingatkan adanya tembakan roket dari Lebanon.

Peringatan evakuasi tersebut merupakan yang pertama dalam hampir setahun konflik yang terus meningkat dan muncul setelah baku tembak yang sangat hebat pada hari Minggu. Hizbullah meluncurkan sekitar 150 roket, rudal, dan pesawat nirawak ke Israel utara sebagai balasan atas serangan yang menewaskan seorang komandan tinggi dan puluhan pejuang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
Rupiah Jeblok Lagi,...
Rupiah Jeblok Lagi, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Berita Terkini
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved