Rezim Otoriter Pembungkam Jurnalis Dunia, China Urutan Pertama

Minggu, 30 Agustus 2020 - 06:00 WIB
loading...
Rezim Otoriter Pembungkam...
Data CPJ menyebutkan, lebih dari 250 jurnalis berada di balik jeruji selama 4 tahun berturut-turut di berbagai negara hingga saat ini. China tercatat paling banyak memenjarakan wartawan yakni 48 orang. Ilustrasi/SINDOnews/Titus Jefika Heri Hendarmawan
A A A
CHINA menjadi ‘kuburan’ bagi jurnalis yang bersikap kritis dalam menjalankan tugasnya. Menurut data Committee to Protect Journalists (CPJ), lebih dari 250 jurnalis berada di balik jeruji selama empat tahun berturut-turut di berbagai negara hingga saat ini.

Dari jumlah itu sepanjang 2018 hingga 2019, China tercatat paling banyak memenjarakan wartawan yakni 48 orang. Berikut negara-negara yang memiliki tahanan jurnalis terbanyak di dunia. (Baca juga: Rezim Pemerintahan Paling Otoriter di Dunia, Ini Daftarnya)

1. China
Rezim Otoriter Pembungkam Jurnalis Dunia, China Urutan Pertama

Jumlah jurnalis yang dipenjara : 48 orang

China mengirim 48 jurnalis ke penjara pada periode 2018-2019, jumlah tertinggi di dunia. Sebagian besar jurnalis ditangkap, ditahan, dipenjara karena mengungkap rahasia negara dan mengungkap hal-hal yang ingin disembunyikan pemerintah dari masyarakat umum. Misalnya, jurnalis Yang Xiuqiong ditangkap dan didakwa karena mengungkap rahasia negara di luar negeri. (Baca juga: China Negara yang Paling Tidak Bersahabat dengan Jurnalis)

2. Turki
Rezim Otoriter Pembungkam Jurnalis Dunia, China Urutan Pertama

Jumlah jurnalis yang dipenjara : 47 orang
Sebanyak 47 jurnalis dijebloskan pemerintah Turki ke penjara selama 2018-2019. Beberapa jurnalis telah dikeluarkan tahanan rumah. Sementara yang lainnya telah dimasukkan ke balik jeruji besi karena postingan "beracun" yang mereka pasang di media sosial. (Baca juga: COVID-19 Kian Parah, Turki Didesak Bebaskan Pendukung Gulen dari Penjara)

Jurnalis yang paling banyak dibidik untuk dikirim ke bui adalah jurnalis investigatif kritis yang membeberkan “berita rahasia” kepada publik. Dalam kasus ekstrim, beberapa jurnalis di negara itu telah dibunuh.

3. Mesir
Rezim Otoriter Pembungkam Jurnalis Dunia, China Urutan Pertama

Jumlah jurnalis yang di penjara : 26 orang
Sebanyak 26 kuli tinta menghuni jeruji besar di Mesir pada periode 2018-2019. Pada 2019 seorang jurnalis Mesir, Abdulla Rashad, menghilang secara misterius dimana pemerintah telah dituduh ‘menghilangkannya’.

Kasus pelanggaran hak jurnalis yang paling populer di Mesir adalah penahanan reporter investigasi bernama Hossam Bahgat, yang mempertanyakan kompetensi dan intelijen militer melalui artikel yang ditulisnya. Dia dibebaskan setelah dia dipaksa untuk menyetujui pernyataan bahwa dia tidak akan menulis tentang militer di luar batasan tertentu. (Baca juga: Dua Influencer Cantik Asal Mesir Divonis Penjara 2 Tahun)

4. Arab Saudi
Rezim Otoriter Pembungkam Jurnalis Dunia, China Urutan Pertama

Jumlah jurnalis yang dipenjara : 26 orang
Pemerintah Arab Saudi dikenal represif terhadap jurnalis yang kritis terhadap pemerintah. Sepanjang 2018 hingga 2019, negeri petro dollar membui sebanyak 26 pewarta karena berbagai sebab.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Pasukan Israel Ditipu...
Pasukan Israel Ditipu Pimpinan, Dikirim Perang dengan Jumlah Personel dan Tank Tak Sesuai Janji
Rekomendasi
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
Berita Terkini
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved