Tak Ingin Diakuisisi Trump, PM Greenland Dorong Kemerdekaan dari Denmark
Sabtu, 04 Januari 2025 - 17:20 WIB
loading...
Greenland ingin menjadi negara yang merdeka. Foto/X/@KoltaineJudit
A
A
A
WASHINGTON - Perdana Menteri Greenland , Mute Egede, telah memperbarui seruan untuk kemerdekaan dari Denmark setelah Presiden terpilih AS Donald Trump menyatakan minatnya untuk membeli pulau Arktik itu.
Dalam pidato Tahun Barunya, Egede menekankan perlunya "menyingkirkan hambatan kerja sama - yang dapat kita gambarkan sebagai belenggu era kolonial - dan terus maju," yang menandakan potensi referendum kemerdekaan.
"Kerja sama kita dengan negara lain dan hubungan perdagangan kita tidak dapat terus berlangsung hanya melalui Denmark," katanya, dilansir RT.
"Pekerjaan telah dimulai untuk menciptakan kerangka kerja bagi Greenland sebagai negara merdeka." Greenland (pulau non-benua terbesar di dunia berdasarkan luas wilayah, dengan populasi sekitar 56.000 jiwa) telah menjadi wilayah otonom di dalam Kerajaan Denmark sejak 1979, yang mengelola urusan internalnya sendiri sementara Kopenhagen mengawasi kebijakan luar negeri dan pertahanan.
Pulau tersebut memiliki hak hukum untuk mendeklarasikan kemerdekaan, tetapi kekhawatiran tetap ada mengenai keberlanjutan ekonomi, karena ekonomi Greenland sangat bergantung pada penangkapan ikan dan hibah tahunan dari Denmark, yang merupakan sekitar dua pertiga dari anggarannya.
Dalam pidato Tahun Barunya, Egede menekankan perlunya "menyingkirkan hambatan kerja sama - yang dapat kita gambarkan sebagai belenggu era kolonial - dan terus maju," yang menandakan potensi referendum kemerdekaan.
"Kerja sama kita dengan negara lain dan hubungan perdagangan kita tidak dapat terus berlangsung hanya melalui Denmark," katanya, dilansir RT.
"Pekerjaan telah dimulai untuk menciptakan kerangka kerja bagi Greenland sebagai negara merdeka." Greenland (pulau non-benua terbesar di dunia berdasarkan luas wilayah, dengan populasi sekitar 56.000 jiwa) telah menjadi wilayah otonom di dalam Kerajaan Denmark sejak 1979, yang mengelola urusan internalnya sendiri sementara Kopenhagen mengawasi kebijakan luar negeri dan pertahanan.
Pulau tersebut memiliki hak hukum untuk mendeklarasikan kemerdekaan, tetapi kekhawatiran tetap ada mengenai keberlanjutan ekonomi, karena ekonomi Greenland sangat bergantung pada penangkapan ikan dan hibah tahunan dari Denmark, yang merupakan sekitar dua pertiga dari anggarannya.
Lihat Juga :