Xi Jinping Kirim Ucapan Selamat Tahun Baru kepada Putin
Selasa, 31 Desember 2024 - 20:30 WIB
loading...
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping bertemu di KTT BRICS XVI di Kazan. Foto/Kristina Kormilitsyna
A
A
A
BEIJING - Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin telah bertukar ucapan selamat Tahun Baru.
Dalam pesannya, Xi menyampaikan, "Ucapan selamat terbaiknya kepada Putin dan rakyat Rusia," ungkap Dewan Negara Republik Rakyat China pada hari Selasa (31/12/2024).
Pemimpin China tersebut mencatat tahun 2024 telah menandai peringatan 75 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara Moskow dan Beijing, yang "telah tumbuh lebih matang dan stabil" selama periode tersebut.
"Dalam menghadapi percepatan transformasi yang belum pernah terlihat dalam satu abad dan lanskap internasional yang tidak stabil, China dan Rusia selalu bergerak maju beriringan di sepanjang jalan yang benar yaitu non-aliansi, non-konfrontasi, dan tidak menargetkan pihak ketiga mana pun," papar dia.
Xi mencatat dia telah bertemu Putin secara langsung tiga kali dan menjaga kontak rutin melalui cara lain tahun ini, melakukan "pertukaran pandangan yang jujur dan mencapai konsensus luas tentang hubungan bilateral dan isu-isu internasional dan regional utama yang menjadi perhatian bersama."
Dalam pesannya, Xi menyampaikan, "Ucapan selamat terbaiknya kepada Putin dan rakyat Rusia," ungkap Dewan Negara Republik Rakyat China pada hari Selasa (31/12/2024).
Pemimpin China tersebut mencatat tahun 2024 telah menandai peringatan 75 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara Moskow dan Beijing, yang "telah tumbuh lebih matang dan stabil" selama periode tersebut.
"Dalam menghadapi percepatan transformasi yang belum pernah terlihat dalam satu abad dan lanskap internasional yang tidak stabil, China dan Rusia selalu bergerak maju beriringan di sepanjang jalan yang benar yaitu non-aliansi, non-konfrontasi, dan tidak menargetkan pihak ketiga mana pun," papar dia.
Xi mencatat dia telah bertemu Putin secara langsung tiga kali dan menjaga kontak rutin melalui cara lain tahun ini, melakukan "pertukaran pandangan yang jujur dan mencapai konsensus luas tentang hubungan bilateral dan isu-isu internasional dan regional utama yang menjadi perhatian bersama."
Lihat Juga :